Connect With Us

Pedagang Meregang Nyawa Saat Penertiban PKL di Cipondoh

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 21 Desember 2019 | 17:18

Polisi memasang Garis Police Line di lokasi meninggalnya pedagang kaki lima di Jalan Maulana Hasanudin, Cipondoh, Kota Tangerang, Sabtu (21/12/2019). (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Seorang pedagang meregang nyawa dalam insiden cekcok saat penertiban pedagang kaki lima oleh petugas Satpol PP di Jalan Maulana Hasanudin, Cipondoh, Kota Tangerang, Sabtu (21/12/2019). Pedagang tersebut meninggal dunia diduga akibat serangan jantung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa yang terjadi pukul 09.00 WIB ini berawal saat rombongan petugas Satpol PP menggelar penertiban PKL di kawasan Pasar Sipon tersebut.

Namun, saat akan ditertibkan terjadi aksi saling dorong antara petugas Satpol PP dengan pedagang. 

“Ya, sempat kisruh tadi penertibannya,” ungkap Fadila, warga setempat kepada TangerangNews.

Ketika melihat aksi kisruh, seorang pedagang diketahui bernama Ali Samsuar, 53, pingsan. Korban pun langsung dilarikan ke RS Sari Asih Cipondoh.

Baca Juga :

Namun, nyawa korban tak tertolong saat dalam perjalanan menuju rumah sakit. Jasad korban saat ini berada di RSUD Tangerang untuk dilakukan autopsi.

Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kota Tangerang Ghufron Falfeli membenarkan adanya korban meninggal dalam kegiatan yang melibatkan jajarannya ini. Namun, ia membantah bila terjadi cekcok bahkan kericuhan.

“Tidak ada cekcok. Kita hanya patroli rutin,” ungkapnya.

Ghufron mengatakan korban meninggal karena serangan jantung. Dalam pemeriksaan polisi tidak ditemukan adanya luka akibat kekerasan di tubuh korban. Ia juga menambahkan saat ini suasana di lokasi penertiban sudah kondusif.

“Suasana kondusif pada saat sterilisasi. Almarhum sakit jantung,” pungkasnya.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

KAB. TANGERANG
Perkuat Layanan Darurat, Dinkes Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Unit Ambilans ke Puskesmas

Perkuat Layanan Darurat, Dinkes Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Unit Ambilans ke Puskesmas

Selasa, 22 September 2026 | 21:03

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang menyerahkan sebanyak delapan unit armada ambulans kepada delapan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di wilayah tersebut.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill