Connect With Us

Hendri Zein Nakhodai Organisasi Pengusaha Kontraktor Kota Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 22 Januari 2020 | 18:06

Ketua DPD GAPBKIN Provinsi Banten Syahroni Alfarisi melantik Dewan Pengurus Daerah (DPD) Gabungan Pengusaha Kontraktor Indonesia (GABPKIN) Kota Tangerang di Hotel Narita hall, Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu (22/1/2020). (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Dewan Pengurus Daerah (DPD) Gabungan Pengusaha Kontraktor Indonesia (GABPKIN) Kota Tangerang kini kembali terbentuk setelah vakum selama satu dekade.

Para pengurus DPD GABPKIN Kota Tangerang untuk masa bakti 2019-2024 yang dinakhodai Hendri Zein pun telah dilantik.

Pengukuhan kepengurusan itu dipimpin Ketua DPD GAPBKIN Provinsi Banten Syahroni Alfarisi di Hotel Narita hall, Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu (22/1/2020).

Momen pelantikan ini mengusung tema "Peran dan Tantangan Masyarakat Jasa Konstruksi Dalam Peningkatan Produktifitas Jasa dan Industri Konstruksi di Era Digitalisasi dan Industri 4.0".

Ketua DPD GAPBKIN Provinsi Banten Syahroni Alfarisi melantik Dewan Pengurus Daerah (DPD) Gabungan Pengusaha Kontraktor Indonesia (GABPKIN) Kota Tangerang di Hotel Narita hall, Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu (22/1/2020).

Syahroni mengatakan pengurus DPD GABPKIN Kota Tangerang vakum selama satu dekade. Sebab vakum, kata dia, karena kekurangan sumber daya manusia (SDM) kepengurusan.

"Pengurus yang dilantik ini baru setelah vakum dari 2009. Kita itu keterbatasan SDM serta perkembangan dinamikanya juga naik turun," ujarnya.

Ia berharap GAPBKIN Kota Tangerang dapat menjadi wadah bagi para pengusaha kontraktor berkontribusi dalam pembangunan bidang jasa konstruksi dengan mengedepankan kualitas dan kapasitasnya.

"Kami juga berharap kepengurusan yang baru ini mampu menghadapi era revolusi industri," ucapnya.

Senada, Hendri Zein menuturkan pihaknya mendorong Pemerintah Kota Tangerang untuk merangkul pengusaha-pengusaha jasa konstruksi lokal yang tergabung dalam GABPKIN agar dapat berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur Kota Tangerang. 

"Kami akan komunikasikan segera dengan Pemerintah Kota Tangerang," katanya.

Selain itu, kata Hendri, ia juga mendorong para pengusaha kontraktor di Kota Tangerang mampu bersaing secara sehat dalam menjalankan usaha jasa konstruksi.

Ia menambahkan pihaknya juga akan memfasilitasi SDM yang bekecimpung di bidang konstruksi untuk mengikuti sertifikasi agar memiliki Sertifikat Keterampilan Kerja dan Sertifikat Keahlian Kerja (SKT/SKA). 

"Jadi, selain memperoleh Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), kita akan mendorong SDM di bawah GAPBKIN Kota Tangerang untuk memiliki SKT dan SKA. Sehingga menjadi tenaga profesional," pungkasnya.(RMI/HRU)

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

KAB. TANGERANG
DPRD Kabupaten Tangerang Tunggu Regulasi Pusat untuk Bentuk Perda Anti-LGBT

DPRD Kabupaten Tangerang Tunggu Regulasi Pusat untuk Bentuk Perda Anti-LGBT

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:38

Terkait usulan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang pelarangan dan pencegahan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT), DPRD Kabupaten Tangerang menyatakan masih menunggu regulasi dari Pemerintah Pusat dan DPR RI, sebagai dasar hukum

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill