Pria di Kosambi Diciduk Polisi Jual 1.346 Butir Tramadol dan Eximer
Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:36
Polisi mengamankan seorang pria berinisial CF, 25, yang diduga menjual obat keras daftar G di kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-RSUD Pakuhaji genap berusia dua tahun. Bupati Tangerang pun akan meningkatkan sarana dan prasarana serta sumber daya manusia.
Zaki mengakui, RSUD tersebut masih membutuhkan hal tersebut. Ia berkomitmen, akan segera menyediakan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
“Untuk meningkatkan program-program layanan kesehatan di RSUD Pakuhaji, bukan saja bangunan dan fisik tapi juga sumber daya manusia,” ujarnya kepada awak media di RSUD Pakuhaji, Jumat, (31/1/2020).
Ia berharap, 2-3 tahun ke depan, RSUD Pakuhaji bisa terpenuhi kebutuhan perlengkapan medisnya, juga sumber daya manusia yang berkualitas.
“Sekarang masih tipe C dan diharapkan tiga tahun ke depan bisa berubah menjadi tipe B,” kata dia.
Sementara itu Kepala RSUD Pakuhaji, Corah Usman mengatakan, saat ini fasilitas yang berada di RSUD Pakuhaji yaitu Ruang satu unit ICU, 119 Ruang Kamar, dan 17 orang dokter spesialis.
“Kita berusaha di tahun 2020 ini kita tingkatkan penambahan dokter spesialis,” tuturnya.
Saat ini, RSUD Pakuhaji belum dilengkapi perlengkapan canggih, seperti computed tomografy (CT-scan) yang berfungsi mendeteksi kelainan pada tubuh pasien.
“Kami menanungi 12 kecamatan, dengan adanya alat tersebut bisa, masyarakat bisa terlayani dengan maksimal,” pungkasnya. (RAZ/RAC)
Polisi mengamankan seorang pria berinisial CF, 25, yang diduga menjual obat keras daftar G di kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGRichard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.
Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews