KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-RSUD Pakuhaji genap berusia dua tahun. Bupati Tangerang pun akan meningkatkan sarana dan prasarana serta sumber daya manusia.
Zaki mengakui, RSUD tersebut masih membutuhkan hal tersebut. Ia berkomitmen, akan segera menyediakan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
“Untuk meningkatkan program-program layanan kesehatan di RSUD Pakuhaji, bukan saja bangunan dan fisik tapi juga sumber daya manusia,” ujarnya kepada awak media di RSUD Pakuhaji, Jumat, (31/1/2020).
Ia berharap, 2-3 tahun ke depan, RSUD Pakuhaji bisa terpenuhi kebutuhan perlengkapan medisnya, juga sumber daya manusia yang berkualitas.
“Sekarang masih tipe C dan diharapkan tiga tahun ke depan bisa berubah menjadi tipe B,” kata dia.
Sementara itu Kepala RSUD Pakuhaji, Corah Usman mengatakan, saat ini fasilitas yang berada di RSUD Pakuhaji yaitu Ruang satu unit ICU, 119 Ruang Kamar, dan 17 orang dokter spesialis.
“Kita berusaha di tahun 2020 ini kita tingkatkan penambahan dokter spesialis,” tuturnya.
Saat ini, RSUD Pakuhaji belum dilengkapi perlengkapan canggih, seperti computed tomografy (CT-scan) yang berfungsi mendeteksi kelainan pada tubuh pasien.
“Kami menanungi 12 kecamatan, dengan adanya alat tersebut bisa, masyarakat bisa terlayani dengan maksimal,” pungkasnya. (RAZ/RAC)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGRencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews