3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026
Jumat, 3 Juli 2026 | 16:36
Bulan Juli 2026, Kota Tangerang akan diramaikan dengan tiga event akbar yakni Festival Cisadane, Festival Kali Sabi, dan Halal Fest 2.
TANGERANGNEWS.com–Jembatan rusak di Jalan Raden Fatah, Ciledug, Kota Tangerang memakan korban.
Dua pengendara sepeda motor terjatuh ketika hujan deras karena jalanan yang dilintasinya penuh lubang pada Kamis (20/2/2020) malam.
Korban mengalami luka robek ditangan.
"Pemerintah tolong perbaiki jalannya. Biar nggak makan korban lagi. Tangan saya robek," kata korban dalam video yang diterima TangerangNews, Jumat (21/2/2020).
Imbauan warga sekitar bagi pengendara yang melintas di jembatan tersebut agar lebih berhati-hati, dan kurangi kecepatan.

Terutama saat malam hari dan ketika hujan jalanan licin serta air menggenangi bagian yang berlubang karena dikhawatirkan kecelakaan.
Sebelumnya, pemerintah akan merapikan aspal jalan rusak di Jembatan Raden Fatah tersebut.
Camat Ciledug Syarifudin HW mengatakan perbaikan aspal jalan jembatan tersebut akan dilakukan Pemerintah Provinsi Banten.
"Jembatan itu kewenangan provinsi. Jadi, Maret 2020 mau dilaksanakan perbaikan," ujarnya kepada TangerangNews, Rabu (19/2/2020).
Ia menyebut pihaknya telah menerima surat pemberitahuan ihwal perbaikan jalan itu dari Pemerintah Provinsi Banten.
"Surat pemberitahuannya sudah," katanya.
(RAZ/RAC)
Bulan Juli 2026, Kota Tangerang akan diramaikan dengan tiga event akbar yakni Festival Cisadane, Festival Kali Sabi, dan Halal Fest 2.
TODAY TAGPortugal memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Kroasia dengan skor 2-1 pada laga babak 32 besar di Toronto Stadium, Kamis, 3 Juli 2026 WIB.
Rasa lelah setelah bekerja merupakan hal yang wajar. Namun, ketika seseorang merasa kehabisan energi, kehilangan semangat, hingga tidak mampu memulai pekerjaan meski sudah berada di depan meja kerja, kondisi tersebut bisa menjadi tanda burnout.
Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews