Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang
Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45
Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.
TANGERANGNEWS.com–Jembatan rusak di Jalan Raden Fatah, Ciledug, Kota Tangerang memakan korban.
Dua pengendara sepeda motor terjatuh ketika hujan deras karena jalanan yang dilintasinya penuh lubang pada Kamis (20/2/2020) malam.
Korban mengalami luka robek ditangan.
"Pemerintah tolong perbaiki jalannya. Biar nggak makan korban lagi. Tangan saya robek," kata korban dalam video yang diterima TangerangNews, Jumat (21/2/2020).
Imbauan warga sekitar bagi pengendara yang melintas di jembatan tersebut agar lebih berhati-hati, dan kurangi kecepatan.

Terutama saat malam hari dan ketika hujan jalanan licin serta air menggenangi bagian yang berlubang karena dikhawatirkan kecelakaan.
Sebelumnya, pemerintah akan merapikan aspal jalan rusak di Jembatan Raden Fatah tersebut.
Camat Ciledug Syarifudin HW mengatakan perbaikan aspal jalan jembatan tersebut akan dilakukan Pemerintah Provinsi Banten.
"Jembatan itu kewenangan provinsi. Jadi, Maret 2020 mau dilaksanakan perbaikan," ujarnya kepada TangerangNews, Rabu (19/2/2020).
Ia menyebut pihaknya telah menerima surat pemberitahuan ihwal perbaikan jalan itu dari Pemerintah Provinsi Banten.
"Surat pemberitahuannya sudah," katanya.
(RAZ/RAC)
Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.
TODAY TAGKementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews