Connect With Us

Tangerang Ngebesan Meriahkan Festival Culinary Night

Advertorial | Minggu, 1 Maret 2020 | 00:39

Tradisi palang pintu digelar dalam prosesi nikah masal di Tangerang Ngebesan, Sabtu (29/2/2020). (TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Hari Ulang Tahun Kota Tangerang ke-27 semakin meriah dengan Culinary Night, di Taman Elektrik Puspem Kota Tangerang, Sabtu (29/2/2020).

Tak hanya menyuguhkan puluhan makanan khas yang murah, dalam even ini juga digelar Tangerang Ngebesan yakni menikahkan secara masal warga yang belum memiliki buku nikah.

Uniknya lagi, prosesi resepsi diselenggarakan secara meriah, lengkap dengan tradisi palang pintu yang merupakan budaya masyarakat betawi di Kota Tangerang.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat mendampingi rombongan mempelai wanita.

Ratusan pasangan calon pengantin ini sebelumnya dipisahkan menjadi dua kelompok. Para mempelai wanita didampingi Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah. Sedangkan, Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin sebagai pengantar rombongan mempelai pria.

Keduanya sempat berbalas pantun yang mengundang tawa para pengunjung dan para rombongan pengantin. Lalu dilanjutkan dengan atraksi silat yang jadi ritual terakhir tradisi palang pintu.

Setelah pihak mempelai wanita menerima pihak mempelai pria, kedua rombongan ini pun bersatu dengan pasangannya masing-masing. Mereka pun mendapat buku nikah resmi dari Pengadilan Agama Tangerang.

Salah satu pasangan pengantin, Ahmad Rozak, 70, dan Sunaenah, 65,  terlihat sumringah setelah mendapat buku nikah. Pasangan suami istri yang telah menikah secara agama sejak tahun 1980 ini merasa terbantu.

"Alhamdulillah senang sekali, sudah dinikahkan terus dirayakan juga sama Pemkot Tangerang. Dulu buku nikah tidak terlalu diurus, jadi saya tidak punya," jelas kakek lima cucu ini.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, Tangerang Ngebesan ini merupakan program Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang, dalam rangka membantu pasangan kurang mampu.

"Ini acara kedua kalinya, tahun lalu sudah juga, bagian dari rangkaian HUT Kota Tangerang. Kita nikahkan 96 pasangan," jelasnya.

Pasangan pengantin, Ahmad Rozak, 70, dan Sunaenah, 65, terlihat sumringah setelah mendapat buku nikah. Keduanya hanya menikah secara agama sejak tahun 1980.

Arief menambahakan, untuk Culinary Night sendiri tersedia sekitar 21 stand makanan dari restoran dan hotel di Kota Tangerang. Semua makanan rasa bintang lima ini bisa dinikmati dengan harga kaki lima.

"Harga paling mahal makanan di sini Rp27 ribu, sesuai dengan usia Kota Tangerang ke 27," katanya.

Puncak acara Culinary Night ditutup dengan penampilan Band Ungu yang membuat para pengunjung bernyanyi bersama hingga akhir acara.(ADV)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BISNIS
PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

Kamis, 17 September 2026 | 16:01

PT Selaras Jaya Sakti, distributor resmi produk marine coating dan protective coating dari merek International Paint (AkzoNobel), memperkuat jaringan bisnis dan kedekatan dengan mitra industri di wilayah Banten.

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

Senin, 21 September 2026 | 17:09

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.

KOTA TANGERANG
Jawab Kebutuhan Listrik Besar untuk AI dan Pusat Data, Wärtsilä Unjuk Teknologi Pembangkit Modular di Enlit Asia ICE BSD

Jawab Kebutuhan Listrik Besar untuk AI dan Pusat Data, Wärtsilä Unjuk Teknologi Pembangkit Modular di Enlit Asia ICE BSD

Rabu, 23 September 2026 | 19:38

Indonesia kini memasuki fase baru dalam transisi energi yang didorong oleh pesatnya ekspansi energi terbarukan serta peningkatan permintaan listrik dari sektor industrialisasi, elektrifikasi, dan perkembangan pusat data berbasis kecerdasan buatan

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill