Connect With Us

Aplikasi SiDoni Permudah Pelayanan Donor Darah di Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 5 Maret 2020 | 16:09

Petugas PMI menunjukan layar tampilan sosialisasi aplikasi Sistem Informasi Donor Darah Indonesia (SiDoni). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Aplikasi Sistem Informasi Donor Darah Indonesia atau SiDoni yang telah diluncurkan oleh Unit Transfusi Darah PMI Kabupaten Tangerang mendapatkan apresiasi dari masyarakat, khususnya para pendonor.

Kepala Unit Transfusi Donor Darah Kabupaten Tangerang Zainal Muttaqin mengatakan, sejak diluncurkan pada September 2019, pengunduh aplikasi SiDoni mencapai 10 ribu pengguna, dengan pendonor aktif sebanyak 9.500 orang.

“SiDoni ini aplikasi mobile diperuntukan untuk pendonor. Pendonor bisa melihat jadwal dan lokasi donor, enggak perlu ngantri dan mengisi formulir, pakai aplikasi tinggal datang dan scan kartu digital,” ujar Zainal saat sosialisasi pelayanan darah yang aman dan berkualitas di era digitalisasi kepada pengelola rumah sakit se-Tangerang Raya di Novotel Tangerang, Kamis (5/3/2020).

Melalui aplikasi SiDoni, pendonor akan mendapatkan banyak manfaat. Pertama mengurangi antrian, kedua histori donor tercatat lalu pendonor lebih dari 10 kali akan mendapat reward, dan juga akan diingatkan untuk mendonor di waktu berikutnya.

“Juga yang terpenting masyarakat dapat mengetahui stok darah di PMI, enggak ada yang ditutupi semuanya transparan,” ujar Zainal.

Zainal mengatakan, aplikasi SiDoni kini dikembangkan dengan akan diluncurkannya aplikasi SiDoni Rumah Sakit (SiDoni-RS). Melalui sistem tersebut, maka rumah sakit dimudahkan dalam memesan darah ke PMI.

“Saat ini baru kami sosialisasikan ke rumah sakit, setelah ini akan di launching, lalu dilanjutkan ke MoU dan diinstal di Rumah Sakit yang berada di wilayah Tangerang Raya,” katanya.

Lanjutnya,selain aplikasi SiDoni-RS. kemudahan rumah sakit dalam pesanan darah akan bertambah dengan Jek Don atau ojek donor yang merupakan layanan delivery service darah yang dipesan oleh Rumah sakit dan Puskesmas.

“Mengantar darah harus sesuai dengan standar operasional yang berlaku seperti adanya box khusus, petugas pengantar pun sudah mengerti pengantaran darah,” ujarnya.

Kemudian, kata Zainal, ke depan rumah sakit yang sudah menggunakan SiDoni-RS maka nantinya dapat mentracking posisi pesanan darah melalui Jekdon.

“Sementara ini masih by phone, sudah banyak darah yang diantar pakai Jekdon, droping darah juga pakai Jekdon,” pungkasnya. (RMI/RAC)

BANTEN
Mulai Dibangun, DPD RI Banten Bakal Punya Kantor Baru Senilai Rp10 Miliar

Mulai Dibangun, DPD RI Banten Bakal Punya Kantor Baru Senilai Rp10 Miliar

Rabu, 5 Agustus 2026 | 21:14

Pembangunan Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Banten mulai berlangsung di Kota Serang, Rabu, 5 Agustus 2026.

KAB. TANGERANG
Pemuda di Kosambi Ditangkap Edarkan 1.918 Obat Keras Ilegal

Pemuda di Kosambi Ditangkap Edarkan 1.918 Obat Keras Ilegal

Kamis, 6 Agustus 2026 | 13:42

1.918 butir obat keras jenis Tramadol dan Hexymer dalam operasi yang dilakukan di wilayah Kosambi, Kabupaten Tangerang.

TANGSEL
Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:52

Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

TEKNO
kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:05

Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill