Connect With Us

Aplikasi Tangerang Live Sulit Diakses, Pelamar di Job Fair Memilih Pulang

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 4 Februari 2020 | 15:06

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah didampingi Kepala Disnaker Rakhmansyah menghadiri pembukaan job fair di GOR Jatiuwung. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Job fair atau bursa kerja yang digelar Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang secara maraton di 13 kecamatan, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Tangerang ke-27 resmi dibuka, Selasa (4/2/2020). 

Job fair ini digelar secara online melalui aplikasi Tangerang Live. Namun, aplikasi yang dibanggakan Pemerintah Kota Tangerang itu sulit diakses. Imbasnya, para pelamar pun meninggalkan lokasi job fair di GOR Jatiuwung.

Selain rumit, proses pendaftaran melalui aplikasi yang memakan waktu hingga beberapa jam tersebut juga mewajibkan para pencari kerja untuk berfoto dengan kartu tanda penduduk. Proses tersebut dinilai teramat berlebihan.

"Kita mau cari kerja kok kayak mau mengajukan pinjeman duit sama pinjaman online," kata Rian salah seorang pencari kerja yang memilih pulang. 

Menurut Rian, proses pendaftaran yang sebelumnya diharapkan dapat lebih mudah malah justru menjadi hambatan dirinya dan puluhan pelamar lainnya, untuk mencari posisi lowongan kerja yang dibutuhkan.

"Ini bukan mempermudah, yang ada malahan lebih ribet karena menurut teman saya yang sudah mendaftar di aplikasi Tangerang Live, mereka baru tadi pagi mendapatkan persetujuan dan setelah di-approval mereka harus menunggu lagi untuk scan barcode, makanya mendingan saya pulang," ungkapnya. 

Mengetahui kondisi tersebut, Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah yang sempat hadir pada kegiatan pembukaan job fair tersebut menegur jajaran Diskominfo agar dapat lebih mempermudah masyarakat dalam mendaftar lowongan pekerjaan dalam aplikasi Tangerang Live.

"Aplikasinya kecanggihan kali, harusnya itu sudah diantisipasi dari semalam. Sudah itu segera diverifikasi biar cepet, kasihan masyarakat yang mau cari kerja," kata Arief. (RAZ/RAC)

BANTEN
Polda Banten Usut Dugaan Penculikan dan Pengeroyokan Aktivis di Lebak, Pelaku Masih Diburu

Polda Banten Usut Dugaan Penculikan dan Pengeroyokan Aktivis di Lebak, Pelaku Masih Diburu

Senin, 20 Juli 2026 | 14:27

Peristiwa dugaan tindak pidana pengeroyokan dan penculikan terhadap seorang aktivis bernama Fam Fuk Tjhong (Uun) di wilayah Kabupaten Lebak, dilaporkan ke Polda Banten.

PROPERTI
Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:24

Paramount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.

HIBURAN
Rayakan HUT Ke-7, Swiss-Belhotel Serpong Potong Harga Kamar 35 Persen untuk Tamu Pemegang Kartu Loyalitas

Rayakan HUT Ke-7, Swiss-Belhotel Serpong Potong Harga Kamar 35 Persen untuk Tamu Pemegang Kartu Loyalitas

Senin, 20 Juli 2026 | 10:36

Swiss-Belhotel Serpong memperingati hari jadinya yang ketujuh dengan menggelar perayaan bertema “Road to Victory” pada Rabu, 16 Juli 2025, lalu.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill