Simak Tips Cegah Kejahatan Digital dan Deteksi Hoaks di Medsos
Senin, 27 Juli 2026 | 20:21
Di tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.
TANGERANGNEWS.com–Job fair atau bursa kerja yang digelar Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang secara maraton di 13 kecamatan, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Tangerang ke-27 resmi dibuka, Selasa (4/2/2020).
Job fair ini digelar secara online melalui aplikasi Tangerang Live. Namun, aplikasi yang dibanggakan Pemerintah Kota Tangerang itu sulit diakses. Imbasnya, para pelamar pun meninggalkan lokasi job fair di GOR Jatiuwung.
Selain rumit, proses pendaftaran melalui aplikasi yang memakan waktu hingga beberapa jam tersebut juga mewajibkan para pencari kerja untuk berfoto dengan kartu tanda penduduk. Proses tersebut dinilai teramat berlebihan.
"Kita mau cari kerja kok kayak mau mengajukan pinjeman duit sama pinjaman online," kata Rian salah seorang pencari kerja yang memilih pulang.
Menurut Rian, proses pendaftaran yang sebelumnya diharapkan dapat lebih mudah malah justru menjadi hambatan dirinya dan puluhan pelamar lainnya, untuk mencari posisi lowongan kerja yang dibutuhkan.
"Ini bukan mempermudah, yang ada malahan lebih ribet karena menurut teman saya yang sudah mendaftar di aplikasi Tangerang Live, mereka baru tadi pagi mendapatkan persetujuan dan setelah di-approval mereka harus menunggu lagi untuk scan barcode, makanya mendingan saya pulang," ungkapnya.
Mengetahui kondisi tersebut, Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah yang sempat hadir pada kegiatan pembukaan job fair tersebut menegur jajaran Diskominfo agar dapat lebih mempermudah masyarakat dalam mendaftar lowongan pekerjaan dalam aplikasi Tangerang Live.
"Aplikasinya kecanggihan kali, harusnya itu sudah diantisipasi dari semalam. Sudah itu segera diverifikasi biar cepet, kasihan masyarakat yang mau cari kerja," kata Arief. (RAZ/RAC)
Di tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.
TODAY TAGMenikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
Bagi masyarakat Kota Tangerang yang merasa terganggu oleh Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan hingga mencaplok fasilitas umum seperti trotoar, badan jalan, taman, maupun ruang publik lainnya, dapat melaporkannya langsung ke Satpol PP.
Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews