Pemerintah Hapus Batasan Domisili Pembelian Rumah Subsidi, Warga Jakarta Bisa Beli Rumah di Tangerang
Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:39
Kabar baik bagi warga DKI Jakarta yang mendambakan hunian dengan harga terjangkau di kawasan sekitar Ibu Kota.
TANGERANGNEWS.com-Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Tangerang siap memotong gaji pokoknya untuk menyalurkan bantuan kepada petugas kesehatan berupa alat pelindung diri (APD).
Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tangerang Saeroji mengatakan sumbangsih tersebut dilakukan untuk meminimalisir penyebaran wabah COVID-19.
“Sebenarnya kami sudah menyalurkan bantuan berkaitan dengan pencegahan COVID-19. Tapi, bantuan kami tingkatkan lewat pemotongan gaji karena memang kebutuhan APD sangat tinggi,” ujar Saeroji kepada TangerangNews, Kamis (26/3/2020).
Fraksi PKS DPRD Kota Tangerang beranggotakan enam orang. Masing-masing legislator tersebut akan memotong gaji pokoknya pada bulan ini untuk dibelikan alat-alat pelindung diri kesehatan.
Adapun alat-alat pelindung diri seperti penutup kepala (hoodie), pelindung wajah, pelindung mata (goggles), masker (respirator), sarung tangan, baju pelindung (gaun), respirator dan sepatu boot akan didistribusikan ke para medis yang sedang berjuang menangani penderita COVID-19.
“Pendistribusiannya untuk petugas kesehatan. Kami nanti berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan,” katanya.
Saeroji menambahkan gerakan memotong gaji ini sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat bahwa penanggulangan COVID-19 harus ditangani bersama.
“Kita kan bersama-sama dengan petugas medis melawan virus corona. Semoga kita bisa menyelesaikan persoalan ini bersama-sama,” pungkasnya. (RMI/RAC)
Kabar baik bagi warga DKI Jakarta yang mendambakan hunian dengan harga terjangkau di kawasan sekitar Ibu Kota.
TODAY TAGKasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mulai mengarahkan aparatur sipil negara (ASN) di wilayahnya untuk memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi meminta pemerintah memberikan penjelasan secara terbuka terkait penyebab sebenarnya pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah daerah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews