Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Tangerang siap memotong gaji pokoknya untuk menyalurkan bantuan kepada petugas kesehatan berupa alat pelindung diri (APD).
Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tangerang Saeroji mengatakan sumbangsih tersebut dilakukan untuk meminimalisir penyebaran wabah COVID-19.
“Sebenarnya kami sudah menyalurkan bantuan berkaitan dengan pencegahan COVID-19. Tapi, bantuan kami tingkatkan lewat pemotongan gaji karena memang kebutuhan APD sangat tinggi,” ujar Saeroji kepada TangerangNews, Kamis (26/3/2020).
Fraksi PKS DPRD Kota Tangerang beranggotakan enam orang. Masing-masing legislator tersebut akan memotong gaji pokoknya pada bulan ini untuk dibelikan alat-alat pelindung diri kesehatan.
Adapun alat-alat pelindung diri seperti penutup kepala (hoodie), pelindung wajah, pelindung mata (goggles), masker (respirator), sarung tangan, baju pelindung (gaun), respirator dan sepatu boot akan didistribusikan ke para medis yang sedang berjuang menangani penderita COVID-19.
“Pendistribusiannya untuk petugas kesehatan. Kami nanti berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan,” katanya.
Saeroji menambahkan gerakan memotong gaji ini sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat bahwa penanggulangan COVID-19 harus ditangani bersama.
“Kita kan bersama-sama dengan petugas medis melawan virus corona. Semoga kita bisa menyelesaikan persoalan ini bersama-sama,” pungkasnya. (RMI/RAC)
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGPresiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan sebanyak 329 unit rumah warga akan dibedah sepanjang 2026. Jumlah tersebut berdasarkan hasil seleksi dari tingkat urgensi di lapangan.
Pesatnya perkembangan teknologi dan segala hal yang mulai beralih ke digital, memberikan tantangan tersendiri bagi pekerjaan Human Resource (HR), yang tentunya menjadi semakin kompleks.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews