Connect With Us

Warga Khawatir Pakai Bilik Disinfektan, Ini Penjelasan Arief

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 1 April 2020 | 20:10

Pegawai melakukan uji coba bilik disinfektan di RSUD Kota Tangerang, Rabu (25/3/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

 

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah mengatakan pihaknya tetap menganjurkan masyarakat untuk menggunakan bilik disinfektan agar steril dari virus terutama COVID-19.

“Sebenarnya sudah ada imbauan dari WHO. Saya menilai, WHO anggap karena virus COVID bukan karbon, justru (penyemprotan di bilik disinfektan) mencegah virus yang nempel di badan,” ujarnya di Puspemkot Tangerang, Rabu (1/4/2020).

Pernyataan itu disampaikan Arief untuk menyikapi kekhawatiran masyarakat atas penggunaan bilik disinfektan yang dinilai malah membahayakan kesehatan karena berupa cairan kimia.

Arief mengatakan bilik disinfektan di sejumlah titik Kota Tangerang untuk tetap digunakan masyakarat. Namun, ia mengimbau masyarakat menutup wajah bila menggunakan bilik disinfektan tersebut.

“Maka kalau lewat bilik tutup muka dan lewat saja,” katanya.

Sementara itu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan bahwa disinfektan tak boleh disemprotkan langsung ke badan seseorang.

"Jangan menyemprot disinfektan langsung ke badan seseorang, karena hal ini bisa membahayakan. Gunakan disinfektan hanya pada permukaan benda-benda," cuit WHO Indonesia seperti dilansir TangerangNews dari Tirto.id.

Menurut WHO, menyemprot bahan-bahan kimia itu dapat membahayakan jika terkena pakaian atau selaput lendir seperti mata atau mulut.

"Ingat alkohol dan klorin bisa berguna sebagai disinfektan pada permukaan, tetapi hanya digunakan sesuai dengan petunjuk penggunaannya," keterangan WHO.

Menurut WHO, disinfektan hanya membunuh virus yang berada di permukaan benda, dan tak dapat membunuh virus yang sudah terlanjur masuk ke dalam tubuh manusia.(RMI/HRU)

BANTEN
Cekcok Gegara Dipaksa Naik Bus, Calon Penumpang Ditusuk Kernet Pakai Gunting di Serang, 2 Pelaku Ditangkap

Cekcok Gegara Dipaksa Naik Bus, Calon Penumpang Ditusuk Kernet Pakai Gunting di Serang, 2 Pelaku Ditangkap

Rabu, 7 Oktober 2026 | 22:12

Seorang calon penumpang menjadi korban pengeroyokan dan penusukan dua kernet bus di depan Indomaret RS Sari Asih, Kota Serang, Banten.

TANGSEL
Ada Tes HPV DNA Gratis untuk Cegah Kanker Serviks di 36 Puskesmas Tangsel, Kuota Terbatas!

Ada Tes HPV DNA Gratis untuk Cegah Kanker Serviks di 36 Puskesmas Tangsel, Kuota Terbatas!

Rabu, 7 Oktober 2026 | 19:32

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Kesehatan menyediakan layanan pemeriksaan Human Papillomavirus (HPV) DNA secara gratis.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill