Connect With Us

Pemkot Tangerang Wawaran Bersama Stop Kerumunan Warga

Advertorial | Minggu, 5 April 2020 | 13:27

Sejumlah petugas gabungan dari Pemerintah Kota Tangerang wawaran bersama soal bahaya virus Corona, Sabtu (4/4/2020) malam. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang gencar mensosialisasikan pencegahan wabah Virus Corona (Covid-19) kepada masyarakat melalui wawaran bersama.

Wawaran yang digelar dalam operasi gabungan ini melibatkan para personel Satpol PP, Dispora, dan unsur organisasi kepemudaan. Para petugas bergerak secara mobile ke seluruh wilayah Kota Tangerang. 

Kepala Satpol PP Kota Tangerang, Agus Henra Fitrahiyana, mengatakan, operasi ini digelar untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap pencegahan Covid-19. 

"Kami gencarkan operasi untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19," ujarnya selepas memimpin apel operasi di Puspemkot Tangerang, Sabtu (4/4/2020) malam.

Adapun pada operasi khusus hari ini, para petugas gabungan terbagi dalam tiga tim. Mereka menyebar ke wilayah Pinang, Periuk, dan Batuceper. 

Sejumlah petugas gabungan dari Pemerintah Kota Tangerang wawaran bersama soal bahaya virus Corona, Sabtu (4/4/2020) malam.

Dalam kegiatan ini, para petugas membubarkan masyarakat yang masih berkerumun tanpa kepentingan.

Petugas juga menyampaikan pesan-pesan kewaspadaan secara humanis serta memberikan pamflet pencegahan Covid-19.

"Kami memberikan sosialisasi tentang protokol kesehatan agar masyarakat sadar dan meningkatkan kewaspadaan terhadap virus Corona yang berbahaya," ungkapnya. 

Kabid Olahraga Dispora Kota Tangerang, Ujang Henra, menambahkan, dalam operasi ini pihaknya melibatkan unsur organisasi kepemudaan seperti KNPI, Sapma PP, PPI dan Pramuka. 

Sebab, kata dia, masyarakat yang berkerumun cenderung kelompok pemuda yang masih berkeluyuran tanpa kepentingan yang jelas. 

"Dispora melibatkan hampir seluruh unsur pemuda karena untuk memberikan pendekatan kepada pemuda lainnya agar tidak nongkrong," katanya.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin peduli untuk menjaga jarak, kebersihan serta kesehatan.

“Kami menghimbau masyarakat agar tetap beraktivitas di rumah selama wabah Covid–19 ini,” ujarnya.

Kegiatan ini, turut menyasar para pemilik toko maupun tempat makan, sehingga mereka dapat mengatur tempat duduk dan menyediakan tempat cuci tangan bagi para konsumen.

“Ayo, bersama kita setop penyebaran Corona dengan mematuhi aturan pemerintah, seperti menjaga jarak, menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta makan makanan dengan gizi seimbang,” pesannya.(ADV)

SPORT
Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:47

Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

PROPERTI
Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Kamis, 14 Mei 2026 | 07:45

Suasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill