Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus
Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Ketenagakerjaan UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Cibodas memproduksi Alat Pelindung Diri (APD) berupa pakaian dekontaminasi atau baju hazmat.
Setiap harinya terdapat 20 orang peserta yang terbagi dalam dua shift, yakni pagi dan siang masing-masing 10 orang, untuk mengerjakan baju hazmat di BLK Cibodas.
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan hingga saat ini telah berhasil dibuat 32 buah baju hazmat dari target awal yang akan dibuat sebanyak 100 buah.
Menurutnya, baju hazmat yang diproduksi BLK Cibodas itu akan langsung dikumpulkan di Kantor Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Tangerang.
"Nanti 32 baju yang sudah jadi langsung antar ke Kantor Sekretariat Gugus Tugas aja, biar nanti mereka yang data dan distribusikan," ujarnya, Minggu (5/4/2020).
Tak hanya BLK Cibodas yang dijadikan tempat produksi APD, BLK Larangan pun turut ditunjuk untuk membuat masker kain.
Dari target 5.000 masker hingga hari ini telah selesai 200 masker kain yang siap untuk didistribusikan.
"Kalau untuk masker langsung ke Dinsos, biar nanti mereka yang distribusikan, utamanya untuk PSM (Pekerja Sosial Masyarakat) di Larangan dulu," pungkas Arief.(RAZ/RAC)
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TODAY TAGHelita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memberikan klarifikasi terkait oknum petugas kargo Bandara Soekarno-Hatta yang diduga melakukan tindak pidana pencurian ratusan tas ekspor Lululemon dengan kerugian senilai Rp1 miliar.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews