Connect With Us

Stress Akibat Pandemi Penyebab Pemuda di Cipadu Gantung Diri

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 17 Mei 2020 | 15:02

Pemuda berinisial KP, 20, tewas gantung diri di kontrakan, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Seorang pemuda berinisial KP, 20, yang tewas gantung diri di rumah kontrakan di Jalan Taman Asri, Kelurahan Cipadu, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, diduga dipicu persoalan pekerjaan.

Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim mengatakan domisili korban berasal dari Kota Pariaman, Sumatera Barat.

Sebelum tewas, korban datang dari kampung halamannya ke Kota Tangerang untuk melakoni pekerjaan sebagai pegawai dalam bidang usaha konveksi.

“Konveksinya milik saudaranya. Tapi, karena konveksi tidak berjalan akibat situasi pandemi akhirnya kontrakan untuk tempat menjahit tidak beroperasi,” ungkapnya, Minggu (17/5/2020).

Pemuda berinisial KP, 20, tewas gantung diri di kontrakan, Kota Tangerang.

Terhentinya usaha konveksi diduga membuat perantau itu stress lantaran tak ada penghasilan, hingga nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. 

“Sementara itu (pemicunya). Tapi saya masih dalami,” ungkapnya.

Diketahui, korban ditemukan tewas gantung diri oleh warga setempat pada Sabtu (16/5/2020), pukul 20.00 WIB

Korban menggantungkan dirinya di atas plafon rumah kontrakan. Lehernya diikat dengan kabel. Polisi menduga korban sudah meninggal selama lebih dari sepekan karena saat ditemukan jasadnya sudah membusuk. (RAZ/RAC)

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

TANGSEL
Lawan Hoaks di Dunia Digital, Diskominfo Tangsel Dorong PCNU Bikin Konten Dakwah Sejuk

Lawan Hoaks di Dunia Digital, Diskominfo Tangsel Dorong PCNU Bikin Konten Dakwah Sejuk

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 18:17

Arus disrupsi digital yang bergerak kian masif menuntut organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama (NU) untuk tidak sekadar ikut tren, melainkan wajib menjadi garda terdepan dalam merawat ruang digital dari ancaman hoaks

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill