Connect With Us

Buruh Tewas Gantung Diri di Pohon Kelapa Periuk

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 19 Januari 2020 | 19:28

Tampak Asep mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di sebuah pohon kelapa di pinggir Jalan Perum Villa Regency, Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com–Asep Ginanjar, pemuda 24 tahun ditemukan tewas gantung diri (gandir), Minggu (19/1/2020).

Jasad Asep tergantung di sebuah pohon kelapa di pinggir Jalan Perum Villa Regency, Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.

Buruh harian lepas asal Cirebon itu pertama kali ditemukan dalam kondisi tak bernyawa oleh Yuda Rahmat, 53, warga setempat. 

Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim mengatakan, Yuda menemukan korban tergantung sekitar pukul 03.15 WIB. 

"Ya, betul. Ada temuan mayat gantung diri di kawasan Periuk," ungkapnya kepada TangerangNews. 

Abdul mengatakan, Unit Identifikasi Polres Metro Tangerang Kota telah menggelar olah tempat kejadian perkara atas tewasnya korban. 

"Jadi, korban meninggal gantung diri di pohon kelapa menggunakan tali tambang," katanya. 

Ia menyebut jasad korban telah dibawa ke RSUD Tangerang untuk dibawa pihak keluarga ke rumah duka. Sementara motif korban bunuh diri masih diselidiki.

"Masih dilakukan penanganan lebih lanjut," pungkasnya.(RAZ/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill