Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah
Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:20
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pria diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Peristiwa yang terjadi di Kampung Santri, Desa dan Kecamatan Kemiri Kabupaten Tangerang itu menggegerkan warga setempat.
ABD, 30 tahun ditemukan tewas dengan leher tergantung diseutas kain di kamarnya sekitar pukul 10.30 WIB. Peristiwa itu pertama kali diketahui istri korban yang baru pulang dari pasar.
Kapolsek Mauk AKP Kresna Ajie Pangestu saat dikonfirmasi TangerangNews mengatakan, pihaknya masih belum mengetahui motif peristiwa tersebut.
"Kami upaya untuk mencari informasi kepada istri almarhum, namun istri almarhum masih syok sampai saat ini," kata Kresna.
Kronologi sementara yang berhasil dihimpun pihak kepolisian, pada Minggu (3/5/2020) dini hari, adik ipar korban sempat mendengar suara kain disobek dari kamar korban, kemudian terdengar juga suara jendela dibuka.
Namun penghuni rumah tersebut tidak menaruh curiga dengan suara tersebut. Hingga akhirnya, korban ditemukan istrinya.
Melihat sang suami tergantung tak bernyawa, istri korban pun syok. Ia lalu bergegas memberitahui sanak keluarga serta ketua rukun tetangga (RT) setempat.
"Warga kemudian melapor ke kami," imbuhnya.

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara. Sementara pihak keluarga sendiri menolak dilakukan visum terhadap jasad korban.
"Pihak keluarga menolak dilakukan visum dengan membuat pernyataan tertulis," pungkasnya.(RMI/HRU)
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TODAY TAGHobi memelihara burung berkicau ternyata tak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga membuka peluang rezeki yang menjanjikan.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews