Connect With Us

Pria di Kemiri Nekat Mengakhiri Hidup dengan Gantung Diri

Mohamad Romli | Minggu, 3 Mei 2020 | 21:15

Petugas dari Polsek Mauk saat melakukan olah tempat kejadian perkara di kamar korban, Minggu (3/5/2020). (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Seorang pria diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Peristiwa yang terjadi di Kampung Santri, Desa dan Kecamatan Kemiri Kabupaten Tangerang itu menggegerkan warga setempat.

ABD, 30 tahun ditemukan tewas dengan leher tergantung diseutas kain di kamarnya sekitar pukul 10.30 WIB. Peristiwa itu pertama kali diketahui istri korban yang baru pulang dari pasar.

Kapolsek Mauk AKP Kresna Ajie Pangestu saat dikonfirmasi TangerangNews mengatakan, pihaknya masih belum mengetahui motif peristiwa tersebut.

"Kami upaya untuk mencari informasi kepada istri almarhum, namun istri almarhum masih syok sampai saat ini," kata Kresna.

Kronologi sementara yang berhasil dihimpun pihak kepolisian, pada Minggu (3/5/2020) dini hari, adik ipar korban sempat mendengar suara kain disobek dari kamar korban, kemudian terdengar juga suara jendela dibuka.

Namun penghuni rumah tersebut tidak menaruh curiga dengan suara tersebut. Hingga akhirnya, korban ditemukan istrinya.

Melihat sang suami tergantung tak bernyawa, istri korban pun syok. Ia lalu bergegas memberitahui sanak keluarga serta ketua rukun tetangga (RT) setempat.

"Warga kemudian melapor ke kami," imbuhnya.

Petugas dari Polsek Mauk saat melakukan olah tempat kejadian perkara di kamar korban, Minggu (3/5/2020).

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara. Sementara pihak keluarga sendiri menolak dilakukan visum terhadap jasad korban.

"Pihak keluarga menolak dilakukan visum dengan membuat pernyataan tertulis," pungkasnya.(RMI/HRU)

NASIONAL
Buang Sampah ke Sungai dan Laut Resmi Haram, KLH Dukung Penuh

Buang Sampah ke Sungai dan Laut Resmi Haram, KLH Dukung Penuh

Selasa, 17 Februari 2026 | 18:03

Krisis sampah di Indonesia sudah masuk tahap darurat. Tak hanya berurusan dengan hukum negara, kini warga yang nekat membuang sampah sembarangan juga harus berhadapan dengan hukum agama.

KOTA TANGERANG
7.000 Jemaah Ibadah Imlek di Klenteng Boen Tek Bio Tangerang

7.000 Jemaah Ibadah Imlek di Klenteng Boen Tek Bio Tangerang

Selasa, 17 Februari 2026 | 17:28

Kota Tangerang kerap menjadi destinasi ibadah Tahun Baru Imlek warga Tionghoa dari berbagai wilayah. Sebab, sejumlah vihara atau klenteng bersejarah terletak di kota tersebut.

BISNIS
JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:49

Di tengah dinamika industri hospitality, F&B, otomotif, hingga pengembangan bisnis yang semakin kompetitif, JHL Group menegaskan standar kinerja baru melalui gelaran JHL Award 2026.

OPINI
Solusi Islam Atasi Gunungan Sampah

Solusi Islam Atasi Gunungan Sampah

Selasa, 17 Februari 2026 | 18:06

Bahwa akar masalah dari gunungan sampah yang semakin tinggi adalah sebab diterapkannya sistem sekuler kapitalisme yang mengatur kehidupan umat manusia saat ini.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill