Connect With Us

Dijual Sejak Maret, Ini Pengakuan Penjual Daging Sapi Dioplos Babi

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 18 Mei 2020 | 18:25

Pelaku AD saat menyampaikan pengakuannya atas kasus penjualan daging oplosan dalam konferensi pers di Mapolres Metro Tangerang Kota, Senin (18/5/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Daging sapi oplosan daging babi yang dijual pelaku berinisial AD, 41, di Pasar Bengkok, Pinang, Kota Tangerang sudah diedarkan sejak tiga bulan yang lalu.

"Sudah sejak Maret," kata AD dalam konferensi pers di Mapolres Metro Tangerang Kota, Senin (18/5/2020). 

AD mendapatkan daging babi dengan membeli dari penyuplai berinisial RT asal Palembang seharga Rp30 ribu perkilo.

"(Belinya) sendiri nyari yang harga murah," katanya. 

Baca Juga :

Adapun harga daging campuran sapi dengan babi dijual AD Rp70 ribu per kilogramnya. Sedangkan daging sapi asli diketahui harga pasaran perkilo Rp120 ribu. 

Dalam sehari, pelaku mampu menjual daging oplosan ini sebanyak 25 kilogram. Pelaku mengaku tidak memiliki pelanggan. 

"Kalau pelanggan mau yang murah saya kasih ini (daging oplosan). Saya bilang kalau daging ini daging impor," ungkapnya. 

Motif pelaku mengoplos penjualan daging ini demi mendapat keuntungan. Selama tiga bulan beraksi pun pelaku telah mendapatkan keuntungan puluhan juta rupiah. 

"Keuntungannya sudah ada Rp20 juta," pungkasnya. (RMI/RAC)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

SPORT
Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Senin, 3 Agustus 2026 | 22:17

Ajang kompetisi sepak bola usia dini bertajuk Rajawali Junior League (RJL) 2026 siap digulirkan oleh RTV pada 29–30 Agustus 2026 di Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill