Connect With Us

Begini Kondisi Korban Penyerangan Gangster di Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 19 Agustus 2020 | 11:49

Seorang pria Adrian Yoel,19 berlumuran darah terkapar tak berdaya akibat pembacokan sekelompok gangster, Kota Tangerang, Minggu (16/7/2020) sekitar pukul 05.00 WIB. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Adrian Yoel, 19, yang menjadi korban penyerangan gangster di kawasan Regency I, Gebang Raya, Kota Tangerang, kondisinya telah stabil setelah sempat kritis karena sabetan senjata tajam.

Seorang pria berlumuran darah terkapar tak berdaya akibat pembacokan, Kota Tangerang, Rabu (19/8/2020).

"Kondisi terakhir sekarang lagi dalam pemulihan. Habis (dirawat) dari RS Sari Asih dioper ke RSUD Tangerang. Dia kena 35 jaitan," ungkap Elisa, kakak korban, Rabu (19/8/2020).

Baca Juga :

Diketahui sebelumya, korban yang hendak pulang ke rumah bersama temannya itu diserang gangster yang membawa celurit dan kapak, pada Sabtu (16/8/2020) lalu. Korban dibacok tiga kali hingga mendapatkan luka sobek di tangan dan pinggang belakang. (RAZ/RAC)

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Senin, 20 Juli 2026 | 01:00

Polresta Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi maupun arak-arakan kendaraan setelah menyaksikan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina pada Senin, 20 Juli 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill