WH Singgung Soal Jalan Rusak dan Sampah di Kota Tangerang
Kamis, 5 Maret 2026 | 22:51
Infrastruktur dan sampah masih menjadi masalah utama yang dikeluhkan masyarakat urban, termasuk Kota Tangerang.
TANGERANGNEWS.com–Jalan Juanda di Neglasari, dekat Kantor AirNav Indonesia di Kota Tangerang disebut warga rawan kecelakaan lalu lintas. Kerawanan terjadi karena kondisi jalan yang rusak berat.
"Sudah lebih dari hitungan jari sepertinya korban di perlintasan ini," ujar Danang, warga setempat, Minggu (20/9/2020).
Tak sedikit angka kecelakaan di ruas jalan yang mirip venue offroad tersebut. Rata-rata korban kecelakaan di jalur yang menghubungkan Neglasari dengan Batuceper adalah warga Kota Tangerang.
Terakhir, kata Danang, insiden kecelakaan tunggal menimpa pengendara roda dua. "Korbannya tinggal di Kecamatan Benda. Namanya Dasril Ramadhan," katanya.

Baca Juga :
Adapun peristiwa kecelakaan tunggal itu terjadi pada Rabu (16/9/2020) malam. Korban yang menggunakan sepeda motor Honda Beat ini kecelakaan imbas jalan rusak. Akibat insiden itu, korban mengalami luka patah tulang kaki.
"Sekarang kondisi korban enggak bisa berbuat apa-apa," pungkasnya.
Kondisi Jalan Juanda saat ini rusak berat. Upaya rehabilitasi jalan yang dilakukan Pemerintah Kota Tangerang dengan teknik mechanical concrete pun gagal. Tampak ban-ban bekas yang ditanam berantakan. (RAZ/RAC)
Infrastruktur dan sampah masih menjadi masalah utama yang dikeluhkan masyarakat urban, termasuk Kota Tangerang.
TODAY TAGStigma lama yang memandang ruang Bimbingan Konseling (BK) sebagai "ruang pengadilan" bagi siswa bermasalah mulai diubah.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional masih mencukupi untuk 20 hari ke depan.
Tren hunian compact dan konsep rumah tumbuh semakin digandrungi di wilayah Tangerang. Merespons antusiasme pasar yang luar biasa, PT Summarecon Agung Tbk melalui unit bisnis terbarunya, Summarecon Tangerang, resmi meluncurkan Rona Homes Tahap 2.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews