Connect With Us

SMPN 25 Tangerang Panen Hortikultura di Tengah Pandemi COVID-19 

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 15 Oktober 2020 | 12:05

Kepala SMPN 25 Tangerang Bustami memperlihatkan jagung saat panen hortikultura di sekolahnya di Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Kamis (15/10/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–SMPN 25 Tangerang di Kecamatan Larangan, Kota Tangerang berhasil memanenkan budidaya tanaman kebun atau hortikultura di tengah pandemi COVID-19, Kamis (15/10/2020). 

"Kita bersama guru-guru berhasil panen hasil tanaman. Ada terong, kangkung, jagung, cabai, dan kacang tanah yang dipanen hari ini," ujar Bustami, Kepala SMPN 25 Tangerang.

Bustami mengatakan pihaknya memanfaatkan area sekolah seluas 1,4 hektare dari 2,1 hektare, sebagai budidaya tanaman kebun untuk membantu ketahanan pangan di tengah pandemi COVID-19. 

Menurutnya, beragam jenis tanaman yang dipanenkan hari ini akan dibagikan kepada para guru SMPN 25 Tangerang serta masyarakat sekitar sekolah. 

"Kalau ada lebihnya, hasil panen ini kami jual untuk kembali dibelikan bibit tanaman dan peremajaan tanaman," kata Bustami. 

Tak hanya sekolah, pihaknya juga memberikan tugas kepada para siswanya untuk melakukan kegiatan budidaya tanaman atau berkebun dengan memanfaatkan lahan rumahnya di tengah pandemi COVID-19.

Kepala SMPN 25 Tangerang Bustami memperlihatkan jagung saat panen hortikultura di sekolahnya di Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Kamis (15/10/2020).

"Ya memang ada tugas-tugas yang diberikan bapak dan ibu guru yang mengajar mata pelajarannya, ada tugas membuat cangkokan, kemudian menanam ketahanan pangan yang lain misalnya kangkung atau kecambah atau lainnya," tuturnya.

Koordinator Forum Kota Tangerang Sehat (FKTS) Kelurahan Gaga, Kecamatan Larangan, Mujiyah mengapresiasi panennya tanaman holtikultura di SMPN 25 Tangerang tersebut. 

"Saya ucapkan terima kasih kepada kepala sekolah yang telah merangkul masyarakat ini untuk mengatasi ketahanan pangan menghadapi COVID-19," ujarnya.

Kebetulan kepala sekolah sangat respon kepada lingkungan terdekat untuk mengolah atau menggarap tanah yang kosong supaya produktif untuk digarap masyarakat yang berminat.

Panennya tanaman holtikultura ini juga dapat membantu mengatasi ketahanan pangan masyarakat sekitar SMPN 25 Tangerang di tengah pandemi COVID-19. 

"Warga sekitar sangat merasa terbantu dengan panen ini, apalagi sekarang sedang kondisi pandemi. Kegiatan ini juga sejalan dengan pesan Wali Kota Tangerang yang meminta FKTS melihat memberdayakan lahan kosong untuk masyarakat," pungkasnya. (RAZ/RAC)

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

KAB. TANGERANG
Atasi Efek Kenaikan Pertamax, Pemkab Tangerang Wacanakan Keringanan Kredit hingga Hapus Bunga untuk UMKM

Atasi Efek Kenaikan Pertamax, Pemkab Tangerang Wacanakan Keringanan Kredit hingga Hapus Bunga untuk UMKM

Rabu, 17 Juni 2026 | 22:43

Menyusul kenaikan harga BBM non-subsidi jenis Pertamax, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, kini sedang menyusun langkah-langkah strategis, demi meredam dampak sosial-ekonomi yang mungkin timbul di kalangan masyarakat.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

TANGSEL
Pengemudi Ojol Kecelakaan Gegara Hantam Jalan Berlubang di Flyover Rawa Buntu

Pengemudi Ojol Kecelakaan Gegara Hantam Jalan Berlubang di Flyover Rawa Buntu

Senin, 15 Juni 2026 | 16:18

Jalan rusak di kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali memakan korban. Kali ini seorang pengemudi ojek online (ojol) luka-luka akibat menghantam jalan berlubang di Jalan Raya Rawa Buntu, tepatnya di kawasan Flyover Stasiun Rawa buntu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill