Connect With Us

Warga Keluhkan Tarif Parkir di Kawasan CBD Ciledug

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 12 November 2020 | 13:56

Bukti sobekan tiket parkir di kawasan Mal CBD Ciledug, Kota Tangerang, Kamis (12/11/2020). (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Tarif parkir di kawasan Mal CBD Ciledug, Kota Tangerang, dikeluhkan. Pasalnya tarif parkir di pinggir jalan sekitar ruko CBD tersebut mematok harga yang dinilai mahal dan tidak sesuai peraturan daerah (Perda) setempat.

Seperti yang dikatakan Nazar Rio, warga Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang.

Pada Rabu (11/11/2020), sekitar pukul 17.00 WIB, dirinya parkir di sebelah selatan bagian luar Mal CBD Ciledug. Lalu dia mendapat karcis dari petugas parkir dengan tarif yang dipatok tidak sesuai dengan perda.

"Tarifnya jadi Rp5.000, padahal sebelumnya Rp3.000. Bahkan di dalam karcis itu sendiri terdapat dua nilai tarif yang berbeda," kata dia kepada Tangerangnews.com, Kamis (12/11/2020).

Nazar sempat menanyakan soal perubahan tarif pada karcis parkir yang bertuliskan Lestari Parking tersebut. Menurutnya, petugas parkir mengaku tarif sebelumnya sudah tidak berlaku.

"Biasanya saya parkir di sekitaran Ruko CBD Ciledug itu kisaran Rp3.000 sesuai nominal yang tertera di karcis. Tapi jadi enggak fair aja, ketika dalam satu karcis tertera dua tarif parkir dengan nominal yang berbeda," ujarnya.

Dia berharap Pemerintah Kota Tangerang segera menindak pengelola parkir yang mematok harga seenaknya.

"Semoga juga semua yang terkait di dalamnya transparan dan sesuai perda dalam pengelolaanya tidak main asal patok tarif seenaknya, setidaknya jelas gitu loh," tandasnya.

Diketahui, berdasarkan Perda Kota Tangerang No 4/2014 tentang tarif retribusi parkir tertulis bahwa jenis kendaraan roda dua Rp1.000, kendaraan roda tiga Rp1.500, kendaraan roda empat Rp2.000, dan kendaraan roda enam Rp5.000. (RAZ/RAC)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Bandara Soekarno-Hatta Kembali Dibuka Layani Penerbangan

Bandara Soekarno-Hatta Kembali Dibuka Layani Penerbangan

Selasa, 8 September 2026 | 12:05

Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Kota Tangerang dinyatakan dapat kembali melayani penerbangan setelah sempat ditutup sementara karena sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

BANTEN
Infeksi ISPA Meningkat Imbas Abu Vulkanik, Pemprov Banten Perpanjang PJJ Sampai 11 September

Infeksi ISPA Meningkat Imbas Abu Vulkanik, Pemprov Banten Perpanjang PJJ Sampai 11 September

Selasa, 8 September 2026 | 21:38

Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di wilayah Provinsi Banten kembali diperpanjang selama dua hari ke depan hingga hari Jumat, 11 September 2026.

TANGSEL
Tekan Sebaran Abu Vulkanik, 3 Koridor Jalan di Tangsel Disempot Malam hingga Dini Hari

Tekan Sebaran Abu Vulkanik, 3 Koridor Jalan di Tangsel Disempot Malam hingga Dini Hari

Selasa, 8 September 2026 | 22:15

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) bersama tim gabungan melakukan penyemprotan sejumlah ruas jalan untuk meminimalisir dampak sebaran abu vulkanik yang mengendap di badan jalan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill