Connect With Us

Hati-hati Belanja Dikerumunan, Copet Nyamar Jadi Pembeli di CBD Ciledug Tangerang

Redaksi | Minggu, 6 Desember 2020 | 20:54

Dalam video tampak aksi copet ibu-ibu yang menyamar menjadi pembeli di Toko baju RISNA VI persis di depan Carrefour, Minggu (6/12/2020) sekitar pukul 16.21 WIB. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Sebuah video postingan warganet dengan akun IG milik @mami_minul viral di media sosial. Lewat akunnya,  mami_minul mengunggah video dan mengirimkan kepada redaksi TangerangNews.com. Isinya aksi copet ibu-ibu yang menyamar menjadi pembeli. 

Dalam video tampak suasana CBD Ciledug, Kota Tangerang tepatnya di Toko baju  RISNA VI persis di depan Carrefour pada Minggu (6/12/2020) sekitar pukul 16.21 WIB. 

Toko yang tampak riuh itu terlihat dimanfaatkan pencopet.  Saat awal video terlihat copet itu adalah seorang ibu-ibu dengan kerudung berwarna pink, atau merah. Dia memanfaatkan korban yang sedang menggendong anak, setelah itu dipepet dibuka tasnya, lalu diambil isi di dalam tas. Korban pun kehilangan dompet. 

Setelah berhasil, pelaku lalu kembali mencari korban lain. Selain itu pelaku juga mencuri baju. "Pelaku ini menunggu korban dan mencuri baju. Dan, masih berkeliaran di CBD. Semoga bisa taubat," kata @mami_minul. (RED/RAC)

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill