Connect With Us

Kepala Terminal Poris Tangerang Bingung Tak dapat Tenaga Medis, Dishub : Memang Belum

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 23 Desember 2020 | 19:50

Tampak salah seorang penumpang bus di Terminal Poris Plawad, Rabu (23/12/2020). (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Penyelenggaraan rapid test antigen di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang belum digelar karena minimnya tenaga medis. 

 

Kepala Terminal Poris Plawad Alwien Athena Alwie mengatakan, pihaknya telah menyediakan fasilitas rapid test antigen untuk para penumpang di terminalnya. 

 

Namun, hingga kini rapid test antigen belum digelar. Sebab, tidak ada petugas medis yang akan melakukan rapid test antigen di terminal tipe A ini. 

 

"Kami belum dapat petugasnya. Nanti kalau sudah dapat saya info," ujarnya kepada TangerangNews.com, Rabu (23/12/2020). 

 

Pihaknya telah mengirimkan surat permintaan tenaga medis ke Pemerintah Kota Tangerang. Namun,  Pemerintah Kota Tangerang kekurangan tenaga medis. 

"Kami sudah berkoordinasi. Sudah bersurat juga secara resmi. Tapi mereka (Dinkes Kota Tangerang) saat ini kekurangan petugas medis," ungkapnya. 

 

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar menyebut pihaknya berkoodinasi dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) terkait rencana penyelenggaraan rapid test antigen bagi penumpang di Terminal Poris Plawad. 

 

"Kita bantu support BPTJ. Nanti kita lakukan rapid test kalau memang alatnya sudah memungkinkan. Jadi sekarang rapid test di terminal belum ada," katanya. 

Wahyudi menuturkan pihaknya siap membantu BPTJ dalam menyelenggarakan rapid test di terminal. Sebab, rapid test merupakan bagian dari program inspeksi keselamatan berkendara. 

 

Pihaknya juga akan berkomunikasi dengan Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait informasi kurangnya tenaga medis untuk rapid test di terminal. 

 

"Kalau itu kan hanya teknis komunikasi. Tinggal pelaksanaannya saja," ucapnya. 

 

Sementara Kasie Primer Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Tangerang Tanto membenarkan kekurangan tenaga medis untuk penyelenggaraan rapid test di terminal tersebut. 

 

"Kita lagi mencari solusinya," pungkasnya.

TANGSEL
Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Rabu, 4 November 2026 | 21:17

Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.

OPINI
Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Rabu, 4 November 2026 | 19:24

Pembangunan infrastruktur perkotaan sering kali menjadi panggung paling transparan dalam menguji efektivitas tata kelola pemerintahan daerah. Ruang publik dan fasilitas jalan bukan sekadar struktur fisik dari bahan semen dan aspal

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
PKL di Jalan Abdullah Juga Kena Relokasi ke Pasar Anyar Tangerang

PKL di Jalan Abdullah Juga Kena Relokasi ke Pasar Anyar Tangerang

Kamis, 5 November 2026 | 16:48

Tak hanya di Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani, petugas gabungan juga menyasar pedagang yang beraktivitas di sepanjang Jalan Abdullah, Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Tangerang, Kamis 5 November 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill