Connect With Us

DPRD Kesal Perbaikan Jalan Kota Tangerang Cepat Banget Rusak

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 20 April 2021 | 20:06

Jalan rusak di Neglasari, Kota Tangerang yang masih dalam proses perbaikan. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Anggota DPRD Kota Tangerang Tasril Jamal mengkritik pembangunan dan perbaikan jalan yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang PUPR karena cepat rusak kembali. 

Menurutnya, pembangunan jalan yang berulang kali rusak tersebut lantaran tidak matangnya perencanaan dan tidak seriusnya dalam proses pembangunan. 

"Artinya ada satu konsep perencanaan atau pengerjaan yang kurang matang atau kurang serius. Tidak memenuhi spesifikasi standar seharusnya mempunyai spesifikasi standar yang dipenuhi. Kalau terjadi kerusakan lagi, kerusakan lagi, ini ada apa?" ujarnya saat ditemui di Gedung DPRD Kota Tangerang, Selasa (20/4/2021). 

Anggota Komisi IV ini mengungkapkan, ada dua hal yang mengakibatkan jalan yang sudah diperbaiki tetapi rusak kembali. 

Pertama, tidak ada keseriusan dalam pengerjaan yang dilakukan oleh kontraktor atau pemborong. 

Kedua, pada saat tender pemborong menyetujui spesifikasi standar yang telah ditetapkan oleh dinas terkait. 

"Tapi pelaksanaan pemborong melakukan kecurangan," ungkap politisi PKB itu. 

Tasril menambahkan, pengawasan yang dilakukan dinas terkait pun kurang optimal. Fraksi PKB mendesak harus adanya keseriusan untuk memantau proyek tersebut. 

"Semua sudah berselimut dengan kondisi COVID-19, itu menjadi selimut. Saya maklumi dan antara tidak memaklumi. Semua menggunakan selimut COVID-19. Padahal ini sudah ada anggaran. Sudahlah saya imbau kita hilangkan selimut Covid fokus pada kerjaan," tegasnya. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah jalan yang mengalami kerusakan dan dalam perbaikan antara lain Jl. Marsekal Suryadarma, Jl. Juanda, Jl. Iskandar Muda, Jl. Pembangunan, Jl. Bouraq, dan Jl. Lingkar Palem Semi - Imam Bonjol. (RED/RAC)

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

TEKNO
AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06

Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill