Pemkot Tangerang Minta Warga Tak Beri Uang ke Pengemis di Jalan
Jumat, 10 Juli 2026 | 14:11
Pemerintah Kota Tangerang meminta masyarakat untuk tidak memberikan uang kepada pengemis agar aktivitas mengemis di jalan tidak menjamur.
TANGERANGNEWS.com-Anggota DPRD Kota Tangerang Tasril Jamal mengkritik pembangunan dan perbaikan jalan yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang PUPR karena cepat rusak kembali.
Menurutnya, pembangunan jalan yang berulang kali rusak tersebut lantaran tidak matangnya perencanaan dan tidak seriusnya dalam proses pembangunan.
"Artinya ada satu konsep perencanaan atau pengerjaan yang kurang matang atau kurang serius. Tidak memenuhi spesifikasi standar seharusnya mempunyai spesifikasi standar yang dipenuhi. Kalau terjadi kerusakan lagi, kerusakan lagi, ini ada apa?" ujarnya saat ditemui di Gedung DPRD Kota Tangerang, Selasa (20/4/2021).
Anggota Komisi IV ini mengungkapkan, ada dua hal yang mengakibatkan jalan yang sudah diperbaiki tetapi rusak kembali.
Pertama, tidak ada keseriusan dalam pengerjaan yang dilakukan oleh kontraktor atau pemborong.
Kedua, pada saat tender pemborong menyetujui spesifikasi standar yang telah ditetapkan oleh dinas terkait.
"Tapi pelaksanaan pemborong melakukan kecurangan," ungkap politisi PKB itu.
Tasril menambahkan, pengawasan yang dilakukan dinas terkait pun kurang optimal. Fraksi PKB mendesak harus adanya keseriusan untuk memantau proyek tersebut.
"Semua sudah berselimut dengan kondisi COVID-19, itu menjadi selimut. Saya maklumi dan antara tidak memaklumi. Semua menggunakan selimut COVID-19. Padahal ini sudah ada anggaran. Sudahlah saya imbau kita hilangkan selimut Covid fokus pada kerjaan," tegasnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah jalan yang mengalami kerusakan dan dalam perbaikan antara lain Jl. Marsekal Suryadarma, Jl. Juanda, Jl. Iskandar Muda, Jl. Pembangunan, Jl. Bouraq, dan Jl. Lingkar Palem Semi - Imam Bonjol. (RED/RAC)
Pemerintah Kota Tangerang meminta masyarakat untuk tidak memberikan uang kepada pengemis agar aktivitas mengemis di jalan tidak menjamur.
TODAY TAGKabupaten Tangerang resmi ditetapkan sebagai juara umum pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Ke-23 Tingkat Provinsi Banten yang berakhir Kamis 9 Juli 2026, malam.
Tahun ajaran baru 2026/2027 segera dimulai. Sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas, seluruh siswa baru jenjang SMP akan menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama lima hari.
Banyak investor tertarik membeli aset crypto hanya karena melihat harga yang sedang naik. Padahal, keputusan investasi yang baik berdasarkan analisis fundamental.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews