Connect With Us

Pelanggar PPKM Darurat di Kota Tangerang Disidang di Tempat

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 8 Juli 2021 | 12:59

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tangerang semakin serius dalam menegakkan aturan PPKM Darurat.

Forkopimda Kota Tangerang melalui Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri pun akan menyidangkan para pelanggar PPKM Darurat langsung di tempat.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, kota ini sedang tidak baik-baik saja. Sebab, kasus COVID-19 masih cukup tinggi.

Menurutnya, dua hari terakhir ada 3.549 warga yang dites COVID-19. Hasilnya, sebanyak 20 persen dari jumlah tes itu positif COVID-19.

"Perbandingannya ini dari lima orang, satu orang yang positif," ujarnya di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis 8 Juli 2021.

Masyarakat pun kini harus disiplin dan tertib pada kebijakan PPKM Darurat, agar kasus COVID-19 lenyap.

Pihak Pengadilan dan Kejaksaan Negeri akan melakukan sidang langsung di tempat kepada para pelanggar PPKM Darurat. "Dalam rangka meningkatkan kedisiplinan masyarakat," ungkap Arief.

Sidang pelanggar PPKM Darurat bersifat tindak pidana ringan (tipiring). Namun, jika ada tindak pelanggaran pidananya, tentu akan diproses.

"Kami mengambil langkah-langkah yang dianggap perlu dalam rangka keselamatan dan keamanan masyarakat," pungkasnya.

BANTEN
Ada 1.362 Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Banten Sepanjang 2025

Ada 1.362 Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Banten Sepanjang 2025

Senin, 12 Januari 2026 | 09:37

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kembali mencatat laporan 1.362 kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) sepanjang tahun 2025.

TANGSEL
Bukan Buang Sampah, Benyamin Tegaskan Kerja Sama dengan Pihak Ketiga Fokus Pengolahan

Bukan Buang Sampah, Benyamin Tegaskan Kerja Sama dengan Pihak Ketiga Fokus Pengolahan

Senin, 12 Januari 2026 | 21:37

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menegaskan bahwa rencana kerja sama soal sampah dengan pihak ketiga bukan pembuangan, melainkan skema pengolahan sampah modern yang berfokus pada pengurangan residu.

NASIONAL
Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:35

Masih berani melawan arah demi menghemat waktu beberapa menit? Sebaiknya pikirkan berkali-kali. Selain mempertaruhkan nyawa, tindakan ceroboh ini bisa menyeret Anda ke balik jeruji besi hingga 5 tahun penjara.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill