Tangkapan layar jasad mayat wanita tanpa identitas di danau Cipondoh, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang saat dievakuasi petugas BPBD Kota Tangerang, Kamis 15 Juli 2021. (@TangerangNews / Istimewa)
TANGERANGNEWS.com-Penemuan mayat wanita tanpa identitas di danau Cipondoh, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, meggegerkan warga setempat, Kamis 15 Juli 2021.
Jenazah tersebut pertama kali ditemukan oleh pencari ikan di lokasi tersebut, karena sempat tersangkut jaring.
Saat ditemukan, korban dalam kondisi mengapung dan tubuhnya membengkak. Diperkirakan jasad korban telah terendam air selama satu hari.
Setelah mendapat laporan, aparat dari Polsek Pinang dibantu petugas BPBD dan PMI Kota Tangerang mengevakuasi jenazah wanita yang diperkirakan berusia 45 tahun tersebut dari dalam air.
Sementara ini pihak Polsek Pinang belum mengetahui pasti penyebab kematian jenazah tersebut karena masih dalam penyelidikan. “Kalau dari hasil olah TKP sementara tidak ditemukan tanda tanda kekerasan,” kata Kapolsek Pinang Iptu Tapril.
Setelah dievakuasi , jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk diauotopsi guna penyelidikan lebih lanjut.
“Bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya yang berjenis kelamin wanita paruh baya, dapat menghubungi RSUD kabupaten tangerang atau Polsek Pinang,” jelas Kapolsek.
Polresta Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi maupun arak-arakan kendaraan setelah menyaksikan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina pada Senin, 20 Juli 2026, dini hari.
Paramount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.
RS Mandaya Royal Puri resmi menghadirkan robot bedah Da Vinci Xi, teknologi kesehatan terbaru yang diklaim mampu meningkatkan presisi operasi sekaligus mengurangi kebutuhan tindakan bedah dengan sayatan besar.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""