Connect With Us

Pemkot Tangerang Gelontorkan Rp2,9 Miliar untuk Penerima Bansos Baru

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 25 Agustus 2021 | 14:57

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 9.944 jiwa warga Kota Tangerang yang belum pernah mendapatkan bantuan sosial (bansos) kini menerimanya dalam bentuk uang tunai sebesar Rp300 ribu.

Bantuan itu didistribusikan bekerjasama dengan bank BJB kepada warga di 13 Kecamatan dengan total anggaran kurang lebih Rp2,9 miliar.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat meninjau langsung proses pendistribusian bansos di SMP 7 Kota Tangerang menjelaskan, bantuan yang menggunakan anggaran pemerintah daerah itu diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan hidup warga terutama yang terdampak kondisi sekarang ini. 

“Bantuan tunai langsung ini untuk masyarakat yang jumlahnya 9.944. Jumlah ini adalah yang tidak kebagian bantuan dari Kemensos, mudah-mudahanan bisa membantu masyarakat kita yang terdampak untuk meringankan kebutuhan hidupnya,” ujarnya, Rabu 25 Agustus 2021. 

Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Suli Rosadi menambahkan, program ini penerimanya merupakan acuan data terpadu kesejahteraan social (DTKS) yang tidak terakomodir bantuan lainnya. 

Untuk mekanisme pengambilan bansos sama dengan umumnya tidak ada yang membedakan.

“Dananya berdasarkan kemampuan pemerintah daerah yaitu Rp300 ribu yang diperuntukan bagi 9.944 orang, tahun lalu hanya 2.800 orang,” ungkap Suli.

Suli melanjutkan, pihaknya melibatkan perbankan dalam upaya bentuk pengawasan kepada proses penyaluran bantuan sehingga penyimpangan bisa dihindari.

“Ini salah satu cara dengan melibatkan bank dan tidak melibatkan unsur lain, karena jika melibatkan unsur lain kita khawatir dengan bank kita bisa mengontrol,” imbuhnya.

Seorang penerima bansos, A Mahmudin, warga Kebon Besar, RT03/02, Kecamatan Batuceper, ini merasa bahagia dengan adanya bantuan.

Dirinya yang bekerja hanya sebagai pemulung dengan pendapatan yang pas pasan merasa terbantu meskipun nilai bantuan tidak seberapa.

“Iya Alhamdulillah bisa untuk menambah biaya hidup keseharian, sebelumnya saya belum pernah menerima bantuan,” pungkas ayah dari empat orang anak ini.

BANTEN
Terus Optimalkan Penerapan Budaya K3, PLN UID Banten Pastikan Pekerja Pulang dengan Selamat

Terus Optimalkan Penerapan Budaya K3, PLN UID Banten Pastikan Pekerja Pulang dengan Selamat

Kamis, 1 Oktober 2026 | 17:07

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten bersama Lembaga Pelayanan dan Pengabdian Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (LPPKM FKM UI) melakukan pengukuran budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill