Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan
Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06
Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 9.944 jiwa warga Kota Tangerang yang belum pernah mendapatkan bantuan sosial (bansos) kini menerimanya dalam bentuk uang tunai sebesar Rp300 ribu.
Bantuan itu didistribusikan bekerjasama dengan bank BJB kepada warga di 13 Kecamatan dengan total anggaran kurang lebih Rp2,9 miliar.
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat meninjau langsung proses pendistribusian bansos di SMP 7 Kota Tangerang menjelaskan, bantuan yang menggunakan anggaran pemerintah daerah itu diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan hidup warga terutama yang terdampak kondisi sekarang ini.
“Bantuan tunai langsung ini untuk masyarakat yang jumlahnya 9.944. Jumlah ini adalah yang tidak kebagian bantuan dari Kemensos, mudah-mudahanan bisa membantu masyarakat kita yang terdampak untuk meringankan kebutuhan hidupnya,” ujarnya, Rabu 25 Agustus 2021.
Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Suli Rosadi menambahkan, program ini penerimanya merupakan acuan data terpadu kesejahteraan social (DTKS) yang tidak terakomodir bantuan lainnya.
Untuk mekanisme pengambilan bansos sama dengan umumnya tidak ada yang membedakan.
“Dananya berdasarkan kemampuan pemerintah daerah yaitu Rp300 ribu yang diperuntukan bagi 9.944 orang, tahun lalu hanya 2.800 orang,” ungkap Suli.
Suli melanjutkan, pihaknya melibatkan perbankan dalam upaya bentuk pengawasan kepada proses penyaluran bantuan sehingga penyimpangan bisa dihindari.
“Ini salah satu cara dengan melibatkan bank dan tidak melibatkan unsur lain, karena jika melibatkan unsur lain kita khawatir dengan bank kita bisa mengontrol,” imbuhnya.
Seorang penerima bansos, A Mahmudin, warga Kebon Besar, RT03/02, Kecamatan Batuceper, ini merasa bahagia dengan adanya bantuan.
Dirinya yang bekerja hanya sebagai pemulung dengan pendapatan yang pas pasan merasa terbantu meskipun nilai bantuan tidak seberapa.
“Iya Alhamdulillah bisa untuk menambah biaya hidup keseharian, sebelumnya saya belum pernah menerima bantuan,” pungkas ayah dari empat orang anak ini.
Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).
TODAY TAGTim Opsnal Unit Resmob Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota berhasil membongkar sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beroperasi di wilayah Tangerang Raya.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang mulai menyiapkan sejumlah langkah perbaikan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin 8 Juni 2026.
Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews