Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 9.944 jiwa warga Kota Tangerang yang belum pernah mendapatkan bantuan sosial (bansos) kini menerimanya dalam bentuk uang tunai sebesar Rp300 ribu.
Bantuan itu didistribusikan bekerjasama dengan bank BJB kepada warga di 13 Kecamatan dengan total anggaran kurang lebih Rp2,9 miliar.
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat meninjau langsung proses pendistribusian bansos di SMP 7 Kota Tangerang menjelaskan, bantuan yang menggunakan anggaran pemerintah daerah itu diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan hidup warga terutama yang terdampak kondisi sekarang ini.
“Bantuan tunai langsung ini untuk masyarakat yang jumlahnya 9.944. Jumlah ini adalah yang tidak kebagian bantuan dari Kemensos, mudah-mudahanan bisa membantu masyarakat kita yang terdampak untuk meringankan kebutuhan hidupnya,” ujarnya, Rabu 25 Agustus 2021.
Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Suli Rosadi menambahkan, program ini penerimanya merupakan acuan data terpadu kesejahteraan social (DTKS) yang tidak terakomodir bantuan lainnya.
Untuk mekanisme pengambilan bansos sama dengan umumnya tidak ada yang membedakan.
“Dananya berdasarkan kemampuan pemerintah daerah yaitu Rp300 ribu yang diperuntukan bagi 9.944 orang, tahun lalu hanya 2.800 orang,” ungkap Suli.
Suli melanjutkan, pihaknya melibatkan perbankan dalam upaya bentuk pengawasan kepada proses penyaluran bantuan sehingga penyimpangan bisa dihindari.
“Ini salah satu cara dengan melibatkan bank dan tidak melibatkan unsur lain, karena jika melibatkan unsur lain kita khawatir dengan bank kita bisa mengontrol,” imbuhnya.
Seorang penerima bansos, A Mahmudin, warga Kebon Besar, RT03/02, Kecamatan Batuceper, ini merasa bahagia dengan adanya bantuan.
Dirinya yang bekerja hanya sebagai pemulung dengan pendapatan yang pas pasan merasa terbantu meskipun nilai bantuan tidak seberapa.
“Iya Alhamdulillah bisa untuk menambah biaya hidup keseharian, sebelumnya saya belum pernah menerima bantuan,” pungkas ayah dari empat orang anak ini.
Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.
Merencanakan liburan sejak awal tahun menjadi strategi yang banyak dipilih masyarakat agar waktu istirahat bisa dimaksimalkan tanpa harus mengambil cuti terlalu banyak.
-Produk kriya rotan asal Indonesia kembali membuktikan kualitasnya di panggung internasional. Brand lokal ROKA Collection sukses mencuri perhatian dalam ajang bergengsi Seoul Design Festival 2025 yang berlangsung pada 12–16 November 2025 di Seoul
Tes Kemampuan Akademik atau TKA kembali akan dilaksanakan pada 2026 untuk jenjang SD dan SMP. Pelaksanaan asesmen ini dijadwalkan berlangsung pada April 2026 dan dapat diikuti peserta didik dari jalur pendidikan formal, nonformal, maupun informal.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""