Connect With Us

Dampak Pandemi Berkepanjangan, Pedagang Kelapa Muda Keluhkan Sepi Pembeli

Tim TangerangNews.com | Senin, 13 September 2021 | 12:33

Obay, 35, seorang pedagang es kelapa di kawasan jembatan simpang tiga di Jalan Garuda, Kecamatan Belendung, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Hilda Ulya)

TANGERANGNEWS.com-Hampir seluruh masyarakat menyukai kelapa muda baik diolah menjadi es kelapa muda dengan gula merah atau sirup, juga es kuwut atau kelapa muda utuh satu butir dicampur es batu. Selain memiliki rasa yang menyegarkan, air kelapa baik untuk kesehatan tubuh di tengah masa pendemi ini.

Waktu awal pandemi Covid-19, air kelapa banyak dicari masyarakat karena dianggap mampu memberikan banyak manfaat kesehatan bagi tubuh. Namun, di tahun ini ternyata pedagang es kelapa muda yang biasa mangkal di dekat jembatan simpang tiga di Jalan Garuda, Kecamatan Belendung, Kota Tangerang omzetnya turun drastis selama masa pandemi yang berkepanjangan.

Sejumlah kelapa yang ispa untuk dijual.

Obay, 35, seorang pedagang es kelapa di kawasan itu mengatakan, penjualannya selama pandemi menurun. Dia menceritakan bahwa dulu sebelum pandemi, sehari bisa menjual 250 butir tapi sekarang paling sehari hanya kurang lebih 100 butir.

	Sejumlah kelapa yang ispa untuk dijual.

“Penghasilan sehari dari penjualan kelapa muda ini sekitar Rp1,5 juta sebelum pandemi. Nah, saat ini penghasilan yah paling banyak Rp500 ribu. Minat pembeli biasanya lebih banyak kelapa murni. Per hari 50 kelapa habis terjual,” ungkapnya saat ditemui di lapaknya, Senin, 13 September 2021.

	Sejumlah kelapa yang ispa untuk dijual.

Tempat penyajian untuk es kelapa dilakukan dengan berbagai macam. Misalnya bila diminum di tempat disajikan dengan menggunakan gelas, sedangkan untuk yang di kemasan plastik biasanya untuk yang dibawa pulang pembeli.

Sejumlah kelapa yang ispa untuk dijual.

“Kadang-kadang ada yang beli satu atau dua gelas kalau minum di tempat. Ada juga yang pesan air kelapa murni, gulanya dipisah,” terangnya sembari melayani pelanggan.

Harga es kelapa yang ditawarkan terbilang murah, mulai Rp5 ribu hingga Rp15 ribu.

SPORT
Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:47

Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

PROPERTI
Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Kamis, 14 Mei 2026 | 07:45

Suasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.

HIBURAN
Long Weekend Makin Seru, VIVERE Hotel Gading Serpong Hadirkan Staycation Keluarga Bertajuk Fam Jam Stay

Long Weekend Makin Seru, VIVERE Hotel Gading Serpong Hadirkan Staycation Keluarga Bertajuk Fam Jam Stay

Jumat, 15 Mei 2026 | 17:45

Menyambut libur akhir pekan panjang di bulan Mei 2026, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan promo menginap bertajuk “FAM JAM STAY” yang dirancang khusus untuk keluarga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill