Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat adanya peningkatan mobilitas masyarakat secara signifikan di bidang ritel dan rekreasi di wilayah Banten.
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menanggapi, pergerakan masif masyarakat dalam masa PPKM saat ini merupakan konsekuensi dari upaya pemerintah mengeluarkan masyarakat dari krisis ekonomi.
"Kita tahu pandemik ini mengakibatkan tiga krisis. Krisis kesehatan, sosial, ekonomi. Nah sekarang dengan kondisi yang berangsur baik, tentu kita berharap ekonomi bisa berjalan dengan tetap memerhatikan prokes," kata Arief saat ditemui di Gedung Tangerang Convention Center, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Senin 20 September 2021.
Areif menyebut, pihaknya terus mempercepat vaksinasi untuk mengimbangi mobilitas masyarakat yang tinggi di masa pandemik Covid-19.
"Mengejar masyarakat itu untuk melakukan kegiatan vaksinasi smpai ke tingkat RW. Sebentar lagi kita persiapkan, kalau RW sudah selesai, (vaksinasi) door to door," katanya.
Sebagaimana diketahui, WHO mencatat ada peningkatan signifikan mobilitas masyarakat di bidang ritel dan rekreasi.
Bahkan disebutnya telah mencapai prapandemi. Setidaknya ini terlihat di Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (Jateng), Jawa Timur (Jatim), dan Banten.
Karenanya, WHO meminta rencana antisipasi dan mitigasi. Ada kemungkinamn, ini akan meningkatkan transmisi Covid-19 dan berujung pada kapasitas sistem kesehatan nasional dan daerah.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGBatik Indra Loka memperkenalkan 30 koleksi busana siap pakai (ready-to-wear) melalui Saun Tara Collection Premiere di Pendopo, Living World Alam Sutera, Tangerang.
Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews