KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat adanya peningkatan mobilitas masyarakat secara signifikan di bidang ritel dan rekreasi di wilayah Banten.
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menanggapi, pergerakan masif masyarakat dalam masa PPKM saat ini merupakan konsekuensi dari upaya pemerintah mengeluarkan masyarakat dari krisis ekonomi.
"Kita tahu pandemik ini mengakibatkan tiga krisis. Krisis kesehatan, sosial, ekonomi. Nah sekarang dengan kondisi yang berangsur baik, tentu kita berharap ekonomi bisa berjalan dengan tetap memerhatikan prokes," kata Arief saat ditemui di Gedung Tangerang Convention Center, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Senin 20 September 2021.
Areif menyebut, pihaknya terus mempercepat vaksinasi untuk mengimbangi mobilitas masyarakat yang tinggi di masa pandemik Covid-19.
"Mengejar masyarakat itu untuk melakukan kegiatan vaksinasi smpai ke tingkat RW. Sebentar lagi kita persiapkan, kalau RW sudah selesai, (vaksinasi) door to door," katanya.
Sebagaimana diketahui, WHO mencatat ada peningkatan signifikan mobilitas masyarakat di bidang ritel dan rekreasi.
Bahkan disebutnya telah mencapai prapandemi. Setidaknya ini terlihat di Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (Jateng), Jawa Timur (Jatim), dan Banten.
Karenanya, WHO meminta rencana antisipasi dan mitigasi. Ada kemungkinamn, ini akan meningkatkan transmisi Covid-19 dan berujung pada kapasitas sistem kesehatan nasional dan daerah.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGVIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
Jenazah Surakman, 60, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu 1 yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, dijadwalkan diterbangkan dari Bengkulu menuju di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, pada Kamis 24 September 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews