Connect With Us

Mobilitas Tinggi Kota Tangerang di Masa PPKM Konsekuensi Atasi Krisis Ekonomi

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 20 September 2021 | 14:52

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat adanya peningkatan mobilitas masyarakat secara signifikan di bidang ritel dan rekreasi di wilayah Banten.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menanggapi, pergerakan masif masyarakat dalam masa PPKM saat ini merupakan konsekuensi dari upaya pemerintah mengeluarkan masyarakat dari krisis ekonomi. 

"Kita tahu pandemik ini mengakibatkan tiga krisis. Krisis kesehatan, sosial, ekonomi. Nah sekarang dengan kondisi yang berangsur baik, tentu kita berharap ekonomi bisa berjalan dengan tetap memerhatikan prokes," kata Arief saat ditemui di Gedung Tangerang Convention Center, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Senin 20 September 2021.

Areif menyebut, pihaknya terus mempercepat vaksinasi untuk mengimbangi mobilitas masyarakat yang tinggi di masa pandemik Covid-19.

"Mengejar masyarakat itu untuk melakukan kegiatan vaksinasi smpai ke tingkat RW. Sebentar lagi kita persiapkan, kalau RW sudah selesai, (vaksinasi) door to door," katanya.

Sebagaimana diketahui, WHO mencatat ada peningkatan signifikan mobilitas masyarakat di bidang ritel dan rekreasi.

Bahkan disebutnya telah mencapai prapandemi. Setidaknya ini terlihat di Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (Jateng), Jawa Timur (Jatim), dan Banten.

Karenanya, WHO meminta rencana antisipasi dan mitigasi. Ada kemungkinamn, ini akan meningkatkan transmisi Covid-19 dan berujung pada kapasitas sistem kesehatan nasional dan daerah.

TEKNO
kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:05

Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.

TANGSEL
Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:52

Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

BANTEN
Aktivis Virdian Aurellio Beberkan Carut Marut Banten: Dari Dinasti Politik, Korupsi hingga Infrastruktur Buruk

Aktivis Virdian Aurellio Beberkan Carut Marut Banten: Dari Dinasti Politik, Korupsi hingga Infrastruktur Buruk

Rabu, 5 Agustus 2026 | 07:00

Aktivis sekaligus konten kreator muda, Virdian Aurellio menyoroti berbagai persoalan yang melanda Provinsi Banten.

KOTA TANGERANG
FKTS Verifikasi Lomba Kantor Kecamatan Sehat 2026, Kecamatan Cibodas Dibidik Masuk Nominasi

FKTS Verifikasi Lomba Kantor Kecamatan Sehat 2026, Kecamatan Cibodas Dibidik Masuk Nominasi

Rabu, 5 Agustus 2026 | 10:38

Forum Kota Tangerang Sehat (FKTS) mulai melakukan verifikasi lapangan dalam rangka penilaian Lomba Kantor Kecamatan Sehat Tahun 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill