Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah
Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:20
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TANGERANGNEWS.com-Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang menghentikan sementara donor plasma konvalesen.
Ketua PMI Kota Tangerang Oman Djumansyah mengatakan, donor plasma konvalesen disetop sementara karena stok darah masih tersedia tetapi permintaan menurun.
"Bukan dihentikan ya, tapi distop terlebih dahulu. Karena permintaannya sudah menurun dan kita sudah ada stok," ungkapnya, Selasa 5 Oktober 2021.
Hingga saat ini, PMI Kota Tangerang masih memiliki 940 stok kantong plasma konvalesen. Dengan stok sebanyak itu, diyakini mampu mencukupi permintaan yang cenderung menurun untuk pasien Covid-19.
"Sekarang permintaannya hanya satu dua saja, ada juga permintaan dari rumah sakit luar daerah, seperti dari Bangka Belitung," katanya.
Stok yang tersedia sampai saat ini yakni untuk plasma konvalesen golongan darah A sebanyak 188 kantong, golongan darah B 371 kantong, golongan darah O sebanyak 332 kantong, dan golongan darah AB sebanyak 49 kantong.
PMI Kota Tangerang sendiri sudah menyalurkan plasma darah konvalesen kepada lebih dari 4 ribu pasien Covid-19.
Antara lain untuk golongan darah A sebanyak 1.255 kantong, golongan darah B 1.338 kantong, golongan darah O sebanyak 1.880 kantong, golongan darah AB 320 kantong.
"Kita berharapnya angka Covid terus turun, hingga tidak ada lagi pasien. Tapi kalau sewaktu-waktu permintaan kembali banyak, maka akan digiatkan kembali donor darah plasma konvalesen ini," pungkasnya.
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TODAY TAGSebanyak 10 orang warga negara Indonesia (WNI) yang baru kembali dari Bangkok, Thailand, langsung ditangkap aparat Badan Narkotika Nasional (BNN) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mengambil langkah tegas demi memastikan proses Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 berjalan bersih dan adil.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews