Connect With Us

Berani Banget! Jambret Nekat Beraksi di Belakang Kantor Polisi Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 1 Desember 2021 | 13:10

Korban jambret perhiasan emas, Sunia, 55 di wilayah Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang pada Rabu 1 Desember 2021, sekitar pukul 09.00 WIB. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Aksi Jambret perhiasan emas sangat bernyali lantaran beraksi di belakang Kantor Polsek Tangerang.

Insiden itu terjadi di wilayah Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang pada Rabu 1 Desember 2021, sekitar pukul 09.00 WIB.

Menurut keterangan korban, Sunia, 55, pedagang nasi, kala itu dirinya tengah duduk memetik sayur di depan warung tempatnya berdagang.

"Saya duduk di sini, sambil memetik sayuran tiba-tiba ada orang lewat naik motor dengan helm tertutup, lalu naik motor tarik kalung saya langsung kabur," katanya.

Sunia sempat mengira pelaku itu adalah seorang polisi, karena celana yang dikenakan oleh pelaku mirip dengan seragam polisi dengan atasan jaket dan mengenakan helm tutup.

"Saya kira polisi, pakaiannya kayak polisi, celananya," ungkap Sunia.

Dari kejadian tersebut, perhiasan emas berupa kalung seberat 18 gram raib digondol penjambret.

"Habis jambret, saya liat tangan kirinya langsung masukin ke kantong," tambahnya.

Kali ini aksi nekat si penjambret tidak dilakukan di jalan sepi. Menurut keterangan saksi, seorang tukang becak yang mangkal di sekitar lokasi sempat melihat pelaku bolak-balik tak jauh dari tempat kejadian.

"Saya lihat dia jalan sampai tempat Cak Karli dia mutar lagi, ke arah sini lalu masuk gang buntu. Nah dari situ dia jalan lurus pelan dengan tangan kiri narik kalung si Mbaknya," jelas pengayuh becak.

Dirinya pun sempat mengejar pelaku dengan mencegat di jalan tembus Jalan Jambu, tempat di mana si penjambret melangsungkan aksinya.

"Saya cegat di gang Cak Karli, tapi dia kabur lewat jalan STM terus dikejar sama tukang mie ayam naik motor," tambahnya.

Saat pengejaran, pelaku kabur ke arah Kampung Bekelir dan sempat ditendang oleh tukang mie yang mengejar, tetapi karena beda ukuran postur tubuh setelah menendang tukang mie ayam malah terjatuh.

"Kata si tukang mie, dia sempet nendang jambretnya, tapi jatuh ke trotoar. Sekarang tukang mie ayamnya istirahat badannya lecet-lecet (luka) karena jatuh," jelas Sunia, korban penjambretan.

Kini pihak polisi dari Polsek Tangerang sudah mendatangi lokasi guna mengumpulkan keterangan.

"Tadi polisi sudah kesini, nanya-nanya kalo rekaman CCTV ada tuh punya tukang ikan cupang," papar Sunia.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

NASIONAL
Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Rabu, 30 September 2026 | 16:20

Sulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill