Connect With Us

Razia Miras, Aparat Trantib Karawaci Tangerang Diancam dengan Gunting

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 20 Januari 2022 | 10:02

Aparat kepolisian saat razia di kawasan Cimone, Kamis 20 Januari 2022 dini hari. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Aparat Trantib Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang diancam dengan sebilah gunting oleh salah satu penjaja minuman keras (miras) saat razia di kawasan Cimone, Kamis 20 Januari 2022 dini hari. Pemilik kios jamu yang menjajakan miras itu menolak mirasnya disita.

Penertiban yang dipimpin langsung Camat Karawaci Wawan Fauzi dan Kasie Trantib Karawaci Elzan itu diwarnai perlawan dan adu mulut dengan penjual miras ini. Namun, cekcok itu tak berlangsung lama, dan berhasil dicegah. 

Sebab, setelah diberikan pemahaman oleh Camat akan ancaman pidana atas perbuatannya, pedagang jamu itu akhirnya bersedia puluhan botol mirasnya disita petugas. 

“Resistensi atau perlawanan dari penjaja minuman keras sudah menjadi hal yang biasa dalam setiap kegiatan penertiban yang rutin jajaran Trantib lakukan, namun alhamdulillah hingga saat ini tidak ada gesekan,” ujar Wawan.

Penertiban minuman beralkohol di seluruh wilayah Karawaci perlu dilakukan secara rutin lantaran peredaran miras berpotensi mengganggu kenyamanan dan ketentraman masyarakat.

“Kami dari jajaran Trantib Kecamatan Karawaci alhamdulilah telah berhasil melakukan penertiban minuman keras yang kami sita dari beberapa titik di wilayah Kecamatan Karawaci,” kata Wawan. 

Ia mengaku akan terus konsisten menjaga keamanan dan ketertiban di Karawaci dari peredaran miras. “Miras sitaan ini kami akan serahkan ke Satpol PP untuk selanjutnya dimusnahkan,” ungkap Wawan yang juga pernah menjabat sebagai Kabid Binmas Satpol PP Kota Tangerang ini.

Wawan meminta adanya peran serta dari masyarakat dalam memberantas peredaran miras di Karawaci dengan memberikan informasi atau pelaporan. “Karena tanpa ada peran serta dari masyarakat kegiatan yang rutin kami lakukan tidak akan maksimal,” pungkasnya.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill