Simak Tips Cegah Kejahatan Digital dan Deteksi Hoaks di Medsos
Senin, 27 Juli 2026 | 20:21
Di tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.
TANGERANGNEWS.com-Buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Provinsi Banten akan melakukan aksi demo selama sepekan, menolak aturan baru tentang pencairan jaminan hari tua (JHT).
Ketua DPD KSPSI Banten Dedi Sudarajat mengatakan aksi tersebut merupakan bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49 KSPSI.
"Kami melakukan konsolidasi dalam rangka penolakan Permenaker No 2 Tahun 2022. Jadi, untuk Banten kami sudah agendakan dalam seminggu ini akan mengadakan unjuk rasa," ujarnya, Senin 21 Februari 2022.

Menurut Dedi, unjuk rasa dikonsentrasikan terkait penolakan aturan baru tentang pencairan jaminan hari tua (JHT) yang hanya bisa dicairkan setelah pekerja atau buruh berusia 56 tahun.
Adapun unjuk rasa yang melibatkan ratusan buruh akan dilakukan di kantor BPJS Ketenagakerjaan Kota Tangerang, pada Selasa 22 Februari 2022.

"Karena masih pandemi dan tetap menerapkan prokes, massa yang unjuk rasa sekitar 300-400 orang," katanya.
Sedangkan demo di kantor BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Tangerang diagendakan pada Rabu 23 Februari 2022.
Kemudian berlanjut penyampaian aspirasi dengan tema yang sama di Kantor DPRD Kota Tangerang pada Kamis 24 Februari 2022.

"Jadi seminggu ini kita ada tiga titik lokasi yang akan kita lakukan unjuk rasa untuk penolakan peraturan baru," jelasnya.
Selama 49 tahun berdiri, menurut Dedi, eksistensi KSPSI di Banten selalu berupaya melawan kebijakan-kebijakan pemerintah yang merugikan kaum buruh seperti penolakan Omni Bus Law dan UMK.
"Kami tentu berharap ke depan KSPSI tetap menjadi garda terdepan dalam membela kepentingan atau hak-hak kesejahteraan buruh," pungkasnya.
Sementara perayaan hari jadi yang berlangsung di Sekretariat DPD KSPSI Banten di kawasan Cikokol, Kota Tangerang, Senin 21 Februari 2022, diisi dengan santunan anak yatim dan doa bersama. Kegiatan ini dihadiri para pengurus maupun anggota KSPSI Banten.
Di tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.
TODAY TAGSekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja
Masyarakat yang berpindah tempat tinggal belum tentu wajib mengganti alamat pada Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) maupun Kartu Keluarga (KK).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews