Jangan Keliru, Dokter Jelaskan Bedanya Super Flu dengan Influenza Biasa
Jumat, 23 Januari 2026 | 15:21
Masyarakat umum dan orang tua banyak mempertanyakan apakah super flu merupakan penyakit baru atau berbeda dari influenza yang selama ini dikenal.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang mengucurkan kucurkan dana sebesar Rp10,8 miliar untuk membantu 10.300 siswa kurang mampu melalui program Tangerang Cerdas.
Nantinya, siswa sekolah dasar dan sekolah menengah pertama akan mendapatkan bantuan berupa tabungan yang cair di setiap semester.
Memastikan bantuan tepat sasaran, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah membagikan langsung buku tabungan kepada siswa penerima di rumahnya di Kelurahan Alam Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Selasa 22 Februari 2022, siang.

Bantuan biaya pendidikan melalui program Tangerang Cerdas ini, kembali digulirkan Dinas Pendidikan Kota Tangerang, setelah sempat terhenti akibat pandemi Covid-19.
Orangtua Siswa, Euis akui bantuan akan digunakan untuk membeli seragam dan keperluan sekolah lain anaknya, karena selama ini dirinya seorang diri membanting tulang untuk biaya sekolah anaknya, selepas suami meninggal dunia.
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah berharap tersbeut bantuan dapat meringankan siswa di tengah pandemi untuk menggapai cita-citanya.
“Kucuran bantuan berupa tabungan akan dilakukan setiap semester atau enam bulan sekali, dengan besaran Rp100 ribu per bulan untuk siswa SMP dan Rp80 ribu per bulan untuk siswa SD,” ujarnya.

Penerima bantuan Tangerang Cerdas juga telah diseleksi melalui tahap verifikasi faktual dengan mensurvei rumah tinggal. Sedangkan data penerima diperoleh dari DTKS Kementrian Sosial, sehingga dinilai telah tepat sasaran.
Masyarakat umum dan orang tua banyak mempertanyakan apakah super flu merupakan penyakit baru atau berbeda dari influenza yang selama ini dikenal.
TODAY TAGPelatih baru Tim Nasional (Timnas) Indonesia mengungkapkan kesannya usai mendengar pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya, Selasa, 13 Januari 2026, lalu.
Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews