Connect With Us

Lawan Begal, Warga Karang Tengah Tangerang Luka-luka Ditikam Badik di Meruya Jakbar

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 30 Maret 2022 | 19:43

Arif Hidayat, 33, warga Jalan Raden Saleh, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang luka-luka karena berusaha melawan begal. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Arif Hidayat, 33, warga Jalan Raden Saleh, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang luka-luka karena berusaha melawan begal yang  merampas dompet dan sepeda motornya, Selasa 29 Maret 2022, dini hari.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Jalur 15, Meruya Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat (Jakbar), sekitar pukul 03.00 WIB.

Ketika itu korban baru pulang dari tahlilan di rumah kerabatnya. Lalu ia berhenti di pinggir jalan untuk buang air kecil.

"Tiba-tiba dari belakang suami saya sudah ditodong senjata badik oleh pelaku dua orang," kata Nindya, istri korban, ketika dihubungi TangerangNews, Rabu 30 Maret 2022.

Korban sempat melakukan perlawanan karena merasa dompet sudah diambil pelaku hingga mengakibatkan luka di sekujur tubuhnya.

Namun barang-barang dan sepeda motor Honda Vario nopol B-6488-VSE berhasil dibawa kabur pelaku. Sementara korban sempat ditolong warga dan dilarikan ke RSUD Kembangan.

"Dia mengalami luka robek di tangan, dada dan pinggang. Total dapat 22 jahitan, yaitu 10 di dada, tujuh di tangan dua di pinggang/tulang rusuk, tiga di pergelangan tangan," ujar Nindya.

Sedangkan barang yang hilang yakni uang sisa gajian Rp3,4 juta, STNK dan sepeda motor yang dikendarai korban.

"Saat ini kondisi suami saya masih susah bernafas karena kena tusuk di dada. Mana kita baru punya anak bayi. Sepeda motor milik sepupu dan uang hilang. Semoga pelaku bisa tertangkap," tegas Nindya.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

BANTEN
Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:08

Kementerian Agama RI akan melakukan pemantauan hilal awal Zulhijah 1447 Hijriah di 88 titik yang tersebar di seluruh Indonesia pada 17 Mei 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill