VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan
Senin, 21 September 2026 | 17:09
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
TANGERANGNEWS.com-Pemudik yang menggunakan transporasi darat tetap antusias meskipun harga tiket bus naik hampir 100 persen di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang, Jumat 29 April 2022.
Seperti harga tiket bus jurusan Tangerang-Madura yang biasanya hanya Rp350 ribu, tetapi saat momen mudik Lebaran ini naik menjadi Rp650 ribu.
"Iya memang harga tiket naiknya tinggi banget, tapi saya tetap mudik," ungkap Atin, salah satu pemudik.
Walaupun dikeluhkan oleh sejumlah pemudik karena mahalnya tiket bus, tetapi antusias para penumpang tetap terlihat dari padatnya Terminal Poris Plawad.
"Ya walau pun mahal mau gimana lagi, karena dua tahun kita tidak mudik. Ini kesempatan kita bertemu dengan saudara saudara kita di kampung halaman," ungkap Atin.
Rudi, pemudik lainnya, yang hendak pulang ke kampung halamannya di Sumatera Barat mengaku tetap mudik. Dia menyebut, harga tiket bus menuju Solok, Sumatera Barat biasanya Rp575 ribu, tetapi kini naik menjadi Rp850 ribu.
"Bersyukur sekali di masa pandemi ini pemerintah memperbolehkan mudik, walaupun banyak kendala seperti harga tiket yang mahal, hingga penundaan kebeangkatan dikarenakan busnya mengalami kemacetan d jjalan, saya tetap senang dan semangat untuk mudik," pungkasnya.
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
PLN Mobile Jawara Run 2026 kembali digelar di Provinsi Banten. Setelah berlangsung pada 2025, ajang lari ini akan kembali mengajak ribuan peserta berolahraga sekaligus membawa pesan tentang gaya hidup sehat
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews