Puluhan karyawan Alfamart di Kota Tangerang diberi penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkotika.
(@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)
TANGERANGNEWS.com-Alfamart Cabang Cikokol, Kota Tangerang menyelenggarakan penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkotika dan langkah preventif terjauh dari praktek-praktek bagi karyawannya, dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI).
Penyuluhan yang disampaikan pihak Kepolisian ini berlangsung di Kantor Alfamart Cabang Cikokol dengan diikuti sebanyak 60 karyawan, Jumat 24 Juni 2022.
Branch Manager Alfamart Cikokol Hadi Susianto mengatakan, penyuluhan anti narkotika ini sebagai komitmen Alfamart untuk terus menciptakan lingkungan kerja yang bebas narkotika.
“Dengan terbebas dari narkotika, karyawan kami bisa bekerja secara maksimal dan memberikan yang terbaik. Tentu itu berpengaruh pula kepada kontribusinya terhadap perusahaan dan apresiasi yang perusahaan berikan padanya,” ujarnya.
Menurut Hadi, sudah sepatutnya warga negara Indonesia selalu patuh terhadap hukum-hukum yang berlaku, termasuk hukum aturan narkotika.
Alfamart juga tidak mentolerir apapun terhadap penyalahgunaan narkotika, termasuk apabila karyawan terlibat di dalamnya.
"Kami berikan sanksi tegas berupa pemecatan dan sepenuhnya adalah hak aparat untuk menindak dengan tegas pula,” jelasnya.
Aipda Hendri dari Satbinmas Polres Metro Tangerang Kota menambahkan, melalui peran aktif perusahaan yang berinisiatif menyelenggarakan kegiatan penyuluhan ini, sangat membantu aparat dalam memerangi narkotika.
“Kami sangat mengapresiasi Alfamart, karena melalui kegiatan ini semakin banyak orang yang bisa kami berikan pemahaman betapa berbahayanya narkotika apabila disalahgunakan. Ganjaran hukum yang berat berlaku di Indonesia akan narkotika ini,” pungkasnya.
Peristiwa kebakaran melanda kawasan Perumahan Cendana Residence, Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Jumat 5 Juni 2026, malam.
Kini wajah Situ Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, berubah total.
Situ seluas 22 hektar ini dulunya dikenal sebagai area terbengkalai. Ilalang tinggi, semak liar, hingga kesan menyeramkan pernah melekat di kawasan tersebut.
Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""