Connect With Us

Sepanjang 2021, Kasus Narkotika Mendominasi Perkara Pidana di Tangsel

Rachman Deniansyah | Jumat, 31 Desember 2021 | 20:33

Ilustrasi narkotika. (Shutterstock / Shutterstock)

TANGERANGNEWS.com-Sepanjang tahun 2021 ini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang Selatan telah menangani sebanyak 942 perkara pidana. Dari keseluruhan itu, kasus penyalahgunaan narkotika mendominasi hingga 60 persen. 

Hal itu dipaparkan Kepala Kejari Tangsel, Aliansyah kepada awak media pada Jumat, 31 Desember 2021. 

"Sebanyak 60 persen didominasi oleh kasus narkoba. Untuk bidang Pidana Umum, SPDP (Surat Perintah Dimulainya Penyidikan) masuk sekitar 942 perkara," ujar Aliansyah. 

Termasuk salah satu kasus yang sempat menggegerkan publik, yakni penyalahgunaan narkotika yang menyeret nama artis Bobby Joseph menjadi tersangkanya. 

Namun kini, Bobby telah mengajukan asesmen medis ke BNN Kota Tangsel, untuk bisa dilakukan rehabilitasi.

Aliansyah melanjutkan, dari seluruh SPDP yang diterima, terdapat 516 perkara yang sudah inkrah berdasarkan hasil persidangan di Pengadilan Negeri Tangerang.

"SPDP yang masuk ke kita 942 perkara, 568 perkara yang kita tunjuk jaksa dengan penerbitan surat P16,” katanya. 

Kemudian, tambah dia, pengiriman perkara tahap I sebanyak 661 perkara dan yang diteliti dari 661 perkara atau tahap II sebanyak 604 perkara, kemudian 617 perkara yang dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tangerang untuk disidang dan 516 perkara sudah inkrah di tahun 2021 ini.

BANTEN
Burnout Bukan Cuma Lelah Bekerja, Kenali Tanda-Tandanya Sebelum Berdampak Lebih Serius

Burnout Bukan Cuma Lelah Bekerja, Kenali Tanda-Tandanya Sebelum Berdampak Lebih Serius

Selasa, 7 Juli 2026 | 16:13

Rasa lelah setelah bekerja merupakan hal yang wajar. Namun, ketika seseorang merasa kehabisan energi, kehilangan semangat, hingga tidak mampu memulai pekerjaan meski sudah berada di depan meja kerja, kondisi tersebut bisa menjadi tanda burnout.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Jadwal dan Materi MPLS SMP 2026 yang Resmi dari Kemendikdasmen

Jadwal dan Materi MPLS SMP 2026 yang Resmi dari Kemendikdasmen

Rabu, 8 Juli 2026 | 13:45

Tahun ajaran baru 2026/2027 segera dimulai. Sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas, seluruh siswa baru jenjang SMP akan menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama lima hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill