Connect With Us

Status Makam Buyut Jenggot Tangerang Menunggu Rekomendasi Balai Cagar Budaya Banten

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 4 Agustus 2022 | 20:17

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Pertamanan Kota Tangerang Mugiya Wardhany. (Achmad Irfan Fauzi / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Pertamanan Kota Tangerang Mugiya Wardhany menyatakan, proses penetapan Makam Buyut Jenggot di Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang menjadi cagar budaya masih menunggu rekomendasi dari Tim Ahli Cagar Budaya dan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Provinsi Banten. 

"Berdasarkan aturan, sebelum dilakukan penetapan oleh Kepala Daerah, harus ada rekomendasi dari Tim Ahli Cagar Budaya," ujarnya kepada TangerangNews, Kamis, 4 Agustus 2022.

Tim Ahli Cagar Budaya merupakan kelompok ahli pelestarian dari berbagai bidang ilmu yang memiliki sertifikat kompetensi yang disyaratkan.

Mugi menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak BPCB Banten. Adapun sebagai langkah awal, pihak BPCB akan melakukan survei ke lokasi pada Jumat, 5 Agustus 2022.

"Karena memang perlu beberapa tahap, makanya kita tunggu dulu saja hasil asesmen dari pihak balai dan tim Ahli Cagar Budaya," jelasnya. 

Mugiya meminta seluruh pihak untuk menahan diri sampai ada rekomendasi dari Tim Ahli Cagar Budaya BPCB Banten tersebut.

"Semua masih berproses, jadi mohon pengertiannya," ucapnya. 

Mugi juga mengapresiasi kepedulian masyarakat terhadap pelestarian cagar budaya di Kota Tangerang.  Dia berharap masyarakat turut proaktif menjaga pelestarian situs cagar budaya yang sudah ada. 

"Saya sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang begitu terhadap pelestarian cagar budaya di Kota Tangerang. Tentunya ini jadi kabar baik, dan mudah-mudahan ini tidak berhenti di sini. Karena butuh kerja sama dan kolaborasi untuk melestarikan cagar budaya yang ada," pungkasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
2.458 ASN Pemprov Banten Bakal Pensiun hingga 2031, Guru Paling Banyak

2.458 ASN Pemprov Banten Bakal Pensiun hingga 2031, Guru Paling Banyak

Senin, 24 Agustus 2026 | 14:50

Sebanyak 2.458 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten diproyeksikan memasuki masa pensiun hingga 2031. Tenaga pengajar menjadi kelompok yang paling banyak terdampak dalam proyeksi tersebut.

OPINI
Meritokrasi Tanpa Jiwa

Meritokrasi Tanpa Jiwa

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33

Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill