Connect With Us

Bukan Batu Biasa, Tugu Pinang Tangerang Ini Dianggap Bertuah

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 14:30

Susunan batu mirip bata yang disebut sebagai peninggalan situs budaya bernama Tugu Pinang di area persawahan kawasan Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. (@TangerangNews.com / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Susunan batu mirip bata yang disebut sebagai peninggalan situs budaya bernama Tugu Pinang dianggap sudah berusia ratusan tahun dan dianggap bertuah.

TangerangNews berkesempatan mengunjungi Tugu Pinang, yang berada di area persawahan kawasan Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang beberapa waktu lalu.

Tugu ini merupakan peninggalan situs budaya. Letaknya berada di belakang Kantor Kecamatan Pinang.

Lantaran berada di area persawahan, Tugu Pinang ini hanya bisa dikunjungi dengan cara berjalan kaki. 

Tugu ini memiliki tinggi sekitar 180 sentimeter yang terdiri dari tumpukan batu bata yang tersusun.

Terlihat juga pada beberapa bagian batu pada tugu ini sudah hancur. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga setempat, tidak ada yang mengetahui secara pasti kapan tugu itu berdiri. 

Namun, diperkirakan keberadaan tugu itu sudah ada sejak zaman Belanda. 

Dulunya wilayah itu merupakan kawasan hutan. Disinyalir tugu itu merupakan sisa benteng peninggalan penjajahan Belanda.

Meski sepintas seperti bekas bangunan biasa, tetapi tugu ini dianggap banyak kisah mistis yang membuatnya menjadi keramat.

Berdasarkan penuturan warga, beberapa orang memang kerap kali terlihat datang mengunjungi batu bertuah tersebut. Mereka menaruh sesajen pada malam hari.

Pengunjung yang menaruh sesajen itu disebut bukan warga sekitar. 

Adapun sesajen yang dibawa berupa telur, bubur, daun-daunan kering, dan beberapa dupa yang tertancap di tanah area tugu tersebut. 

Kini, masyarakat sekitar mengartikan tugu itu sebagai pembatas wilayah, antara Kelurahan Cipete dengan Kelurahan Kunciran.

BANTEN
Atasi Kemacetan Parah dan Banjir Tahunan, Pemprov Banten Bakal Tata Kawasan Industri Serang Barat

Atasi Kemacetan Parah dan Banjir Tahunan, Pemprov Banten Bakal Tata Kawasan Industri Serang Barat

Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:49

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengambil langkah untuk menyelesaikan berbagai persoalan menahun di kawasan industri Serang Barat.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill