Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGERANGNEWS.com-Massa Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Tangerang akan kembali menggelar aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Demo massa GMNI Kota Tangerang akan digelar di Jakarta pada Jumat, 9 September 2022.
"Pada tanggal 7 September kemarin, kam telah melakukan aksi unjuk rasa bersama kawan-kawan Fraksi Rakyat Kota Tangerang dalam merespon kebijakan pemerintah terkait kenaikan harga BBM," kata Ketua DPC GMNI Kota Tangerang Reza Setiawan, Kamis, 8 September 2022.
Reza mengaku pihaknya telah mengeluarkan instruksi kepada seluruh kader dan anggotanya untuk mengajak demo kembali terkait penolakan kenaikan harga BBM.
"Kami sepakat akan terus bergerak untuk menolak kenaikan BBM dengan mengerahkan ratusan kader untuk berunjuk rasa di Jakarta," imbuh Reza.
Reza menambahkan, aksi penolakan kenaikan BBM ini bakal dilakukan secara besar-besaran selama September di Jakarta. Dia menyebut demo ini bakal berhenti jika pemerintah memberikan jawaban titik terang terhadap kenaikan harga BBM.
"Kami akan akhiri sampai rakyat menang," pungkasnya.
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TODAY TAGKomisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.
Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
Sejumlah bencana alam yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir di berbagai daerah Indonesia kembali memunculkan persoalan klasik namun krusial, yakni krisis air bersih.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews