Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya
Rabu, 1 April 2026 | 14:23
Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.
TANGERANGNEWS.com-Polres Metro Tangerang Kota menerjunkan ratusan personel dalam Operasi Kejahatan Jalanan pada Minggu 16 Oktober 2022, dini hari. Para personel tersebut disebar di berbagai titik jalan utama hingga pemukiman masyarakat.
Operasi ini, kata Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain, untuk menindaklanjuti arahan Kapolda Metro Jaya Irjen Mohammad Fadil Imran. Operasi dimulai dari pukul 00.00 WIB hingga menjelang waktu Salat Subuh.
"Bahwa polisi akan terus bekerja di malam hari, untuk mencegah terjadinya tindak pidana ataupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman," kata dia.
Operasi Kejahatan Jalanan tersebut dilakukan secara serentak di empat Rayon Polsek wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota. Targetnya mencegah aksi genk motor, begal, tawuran juga gangguan kamtibmas lainnya.
"Sebanyak 168 personel baik yang berpakaian dinas maupun pakaian preman, disebar di lokasi-lokasi yang rawan kriminalitas," jelas Zain.
Adapun dari hasil operasi tersebut, di Rayon 2 yakni Polsek Tangerang, Jatiuwung dan Neglasari, petugas berhasil mengamankan 12 orang dan satu sajam yang akan melakukan aksi tawuran. Rayon 3 yakni Polsek Batuceper, Benda dan Neglasari, juga berhasil mengamankan lima orang yang akan aksi tawuran.
"Saat ini sedang dilakukan pendataan, pemanggilan orang tua, sekolah dan P2TP2A untuk penanganan lebih lanjut," papar Zain.
TODAY TAGGoogle menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.
Gubernur Banten Andra Soni mengungkap kisah pribadinya yang masih tinggal di rumah subsidi hingga saat ini. Cerita itu ia sampaikan saat menghadiri acara Peluncuran BSPS Secara Nasional Tahun Anggaran 2026 dan Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan
Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tangerang mencatat puluhan ribu anak jenjang sekolah dasar hingga menengah mengalami putus sekolah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews