Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGERANGNEWS.com-Polres Metro Tangerang Kota menerjunkan ratusan personel dalam Operasi Kejahatan Jalanan pada Minggu 16 Oktober 2022, dini hari. Para personel tersebut disebar di berbagai titik jalan utama hingga pemukiman masyarakat.
Operasi ini, kata Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain, untuk menindaklanjuti arahan Kapolda Metro Jaya Irjen Mohammad Fadil Imran. Operasi dimulai dari pukul 00.00 WIB hingga menjelang waktu Salat Subuh.
"Bahwa polisi akan terus bekerja di malam hari, untuk mencegah terjadinya tindak pidana ataupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman," kata dia.
Operasi Kejahatan Jalanan tersebut dilakukan secara serentak di empat Rayon Polsek wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota. Targetnya mencegah aksi genk motor, begal, tawuran juga gangguan kamtibmas lainnya.
"Sebanyak 168 personel baik yang berpakaian dinas maupun pakaian preman, disebar di lokasi-lokasi yang rawan kriminalitas," jelas Zain.
Adapun dari hasil operasi tersebut, di Rayon 2 yakni Polsek Tangerang, Jatiuwung dan Neglasari, petugas berhasil mengamankan 12 orang dan satu sajam yang akan melakukan aksi tawuran. Rayon 3 yakni Polsek Batuceper, Benda dan Neglasari, juga berhasil mengamankan lima orang yang akan aksi tawuran.
"Saat ini sedang dilakukan pendataan, pemanggilan orang tua, sekolah dan P2TP2A untuk penanganan lebih lanjut," papar Zain.
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TODAY TAGPendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
Suatu ketika kafir Quraish menawarkan kepada Rasulullah Muhammad saw agar Rasulillah Muhammad saw berkenan untuk menyembah sesembahan mereka sehingga merekapun berkenan menyembah Allah Swt, secara bergantian.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews