Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Komisi II DPRD Kota Tangerang mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk memfasilitasi para musisi lokal yang ada di Kota Tangerang, agar bisa berkembang dan menasional. Musisi Edi Bonetski justru menganggap bahwa tidak bagus jika pelaku seni musik difasilitasi.
"Disuapin (difasilitasi) enggak bagus," ujarnya kepada TangerangNews, Selasa, 18 Oktober 2022.
Mantan musisi Serdadoe band ini menuturkan, pemerintah daerah tidak perlu memberikan wadah atau panggung bagi pelaku seni musik lokal. Ia menyebut, biarkan saja musisi lokal bergerak dan berkarya dengan sendirinya.
"Enggak usah pemerintah fasilitasi. Musisi bergerak. Pemerintah kalau perlu cuma ngasih tahu saja," jelasnya.
Edi juga menyampaikan, tidak perlu cemburu dengan daerah-daerah besar seperti Bandung, Surabaya, Yogyakarta yang dikenal sebagai kota musisi atau seniman.
Baca juga: DPRD Dorong Pemkot Tangerang Fasilitasi Musisi Lokal Biar Menasional
"Jangan pengin genit kayak kota-kota lain. Kita buat yang lebih dekat saja dulu. Misalnya di Pasar Lama ada panggung gunakan. Di Ciledug ada panggung gunakan. Terus kalau pemerintah lihat, ya cukup bantu seperti sound-nya," ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Riyanto mengatakan, selama ini para musisi lokal berjuang sendiri dalam berkarya tanpa adanya wadah dan fasilitas yang memadai untuk mengembangkan bakat mereka.
"Kalau saya lihat sejauh ini memang tidak ada wadah bagi para musisi lokal untuk mengembangkan kreatifitas dan karya mereka," katanya, Selasa, 11 Oktober 2022.
Menurut politisi PPP tersebut, Pemkot Tangerang seyogyanya bisa melihat potensi dari bidang seni musik. Terlebih, Kota Tangerang tak kekurangan talenta seniman musik.
"Karena tidak adanya ruang atau wadah, sehingga mereka ini seperti liar, jalan sendiri-sendiri tanpa ada yang mengarahkan. Padahal dari musik ini kan juga bisa membawa harum nama daerah. Karena musik ini kan menghibur," ucapnya.
TODAY TAGPeringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.
Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews