Connect With Us

Berangsur Surut, Ini Penyebab Banjir di Kota Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 14 November 2022 | 16:17

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah meninjau pompa air di lokasi banjir di Jembatan Alamanda, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Senin 14 November 2022. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Banjir yang merendam sejumlah wilayah Kota Tangerang sejak Minggu 13 November 2022, kini berangsur surut. 

Pemerintah Kota Tangerang terus berupaya maksimal dalam meminimalisir dampak dari banjir dan juga genangan yang diakibatkan oleh tingginya intensitas curah hujan, dalam dua hari terakhir.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyampaikan beberapa titik yang kemarin banjir sudah mulai surut. Pihaknya juga terus melakukan pemompaan di beberapa titik yang banjir seperti di Jembatan Alamanda, Kecamatan Periuk, yang kini surut hingga 30 sentimeter.

"Tadi malam ada 10 titik banjir di tiga kecamatan, di Jatiuwung, Cibodas dan Periuk. Tapi sekarang sudah berangsur surut, hanya tinggal beberapa salah satunya di Periuk," jelas Arief, Senin 14 November 2022.

Arief mengungkapkan tingginya intensitas hujan di sebagian wilayah Kota dan Kabupaten Tangerang berdampak pada meningkatnya debit air yang masuk di Kali Sabi, Ledug dan Cirarab yang menjadi penampungan air.

Hal ini semakin diperparah dengan banyaknya jumlah sampah yang menghambat laju air di pintu-pintu air.

"Surutnya air juga terkendala karena pintu air di Bendung Sarakan hanya terbuka 3 dari 7 pintu yang bisa dioperasikan," jelas Arief.

Untuk membantu mempercepat surutnya air yang menggenangi wilayah Periuk, Pemkot Tangerang telah mengoperasikan sebanyak empat dari lima unit mesin pompa di wilayah Alamanda, serta membuka pintu - pintu air di sejumlah bendungan.

"Satu pompa panelnya masih terendam, kalau sudah surut nanti bisa diopersionalkan juga. Ditambah dengan pompa portable yang akan dioperasikan, di wilayah yang masih terendam," pungkas Arief.

BANTEN
Ada 160 Perusahaan Tambang Berizin di Banten, Pemprov Pantau Kewajiban Reklamasi Lahan

Ada 160 Perusahaan Tambang Berizin di Banten, Pemprov Pantau Kewajiban Reklamasi Lahan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:41

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Banten mencatat sebanyak 160 perusahaan pertambangan telah mengantongi izin operasi produksi di wilayah Banten.

TANGSEL
Pemuda Masjid di Tangsel Dibekali Keterampilan Coding dan Konten Digital

Pemuda Masjid di Tangsel Dibekali Keterampilan Coding dan Konten Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:41

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar program pelatihan keterampilan digital bagi kalangan pemuda masjid.

KAB. TANGERANG
Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:36

Guna meningkatkan produktivitas padi sawah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk inovasi dan riset ilmiah.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill