Program 3 Juta Rumah Dinilai Belum Sentuh Akar Masalah Reforma Agraria
Minggu, 3 Mei 2026 | 09:13
Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.
TANGERANGNEWS.com-Usai perayaan malam Tahun Baru 2023, sisa-sisa sampah mencapai sebanyak 40 ton di Kota Tangerang, yang berasal dari sampah rumah tangga, plastik pembungkus makanan dan minuman.
Hal tersebut diungkapkan Kabid Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Iwan, Senin 2 Januari 2023. Tetapi menurutnya, dari jumlah tersebut tidak begitu mengalami peningkatan secara signifikan.
"Kalau dilihat angka segitu, tidak terlalu signifikan peningkatannya, mungkin masyarakat sudah pada sadar untuk perayaan malam tahun baru tidak menyisakan sampah yang begitu banyak," katanya seperti dikutip dari medcom.id.
Iwan memastikan, pihaknya telah mengerahkan lebih dari 100 petugas kebersihan di sejumlah titik saat perayaan malam tahun baru untuk membersihkan sampah. Adapun sampah paling banyak, berada di area taman dan pasar.
"Kita menerjunkan sekitar 115 petugas pada malam tahun baru. Paling banyak diangkut di lokasi pusat pemerintahan, taman elektrik, jembatan kaca, Pasar Anyar dan sekitaran Situ Cipondoh," jelasnya.
Selain itu, pihaknya mengerahkan 10 armada pengangkut sampah untuk menanggulangi sampah-sampah di malam pergantian tahun itu.
Sampah-sampah tersebut kemudian langsung diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing.
"Armada total 8 sampai 10 termasuk dengan armada kecil. Untuk malam tahun baru TPA Rawa Kucing beroperasi hingga pukul 02.00 WIB, setelah itu baru kita tutup," pungkasnya.
Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.
TODAY TAGDalam rangka menyambut Bulan Autisme Sedunia, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bekerja sama dengan Matalesoge HospitABLElity Academy menggelar pameran seni bertajuk “You See Me and I Feel You”, yang berlangsung pada 24 April
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
CellScience yang telah berdiri sejak 2015 terus memperluas jangkauannya dengan membuka cabang ketujuh di kawasan BSD City, tepatnya di Lengkong Kulon, Pagedangan, Kabupaten Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews