Connect With Us

Bank Sampah di Cibodasari Tangerang Bisa Biayai Berbagai Kegiatan Warga

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 18 Desember 2022 | 18:10

Bank Sampah 102 di RT04/15, Kelurahan Cibodasari, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Minggu 18 Desember 2022. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Keberadaan Bank Sampah 102 yang berada di RT04/15, Kelurahan Cibodasari, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang menjadi penggerak kesadaran masyarakat setempat, untuk bersama-sama menjaga lingkungan.

Bank Sampah yang telah berdiri sejak tahun 2018 ini, juga mampu memberikan manfaat ekonomi yang hasilnya dikembalikan untuk kegiatan sosial kemasyarakatan, salah satunya rumah belajar sebagai sarana belajar anak-anak.

Ketua Bank Sampah 102 Saifuddin mengatakan, terbentuknya Bank Sampah ini berawal dari kebutuhan akan pentingnya menjaga lingkungan setempat.

Dimotori oleh Karang Taruna, saat itu dimulai dengan memanfaatkan barang-barang bekas yang ada di lingkungan.

"Awalnya ambil sampah-sampah bekas dari rumah warga kemudian berjalan waktu warga mengumpulkan sendiri dari rumah lalu disetorkan ke Bank sampah 102," ujarnya, Minggu 18 Desember 2022.

Dalam satu bulan terkumpul rata-rata 500 kilogram sampah dengan pendapatan mencapai Rp1-2 juta.

Bank Sampah 102  bisa dikatakan unik, karena sejak awal didirikan untuk kegiatan sosial. Warga menginginkan nilai ekonomi yang diperoleh dikembalikan untuk melakukan berbagai kegiatan sosial, mulai dari santunan anak yatim, kegiatan hari besar keagamaan dan nasional, sedekah Jumat, hingga pendirian rumah belajar.

"Alhamdulilah nasabah aktif Bank sampah mencapai 40 peserta, hasil dari Bank sampah selain bisa diambil oleh nasabah juga disumbangkan kembali untuk kegiatan di lingkungan," ujar dia.

Dikatakannya Rumah belajar merupakan salah satu kegiatan yang paling dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat. Bank sampah menyediakan tempat dan pengajar untuk anak-anak belajar.

"Warga sangat antusias sekali, pesertanya 30 anak baik bimbel tingkat SD dan calistung. Peserta juga diedukasi tentang menjaga kebersihan dan lingkungan sejak dini. Rumah belajar gratis karena sudah difasilitasi dari hasil Bank sampah," kata dia.

Dalam perjalanannya, Bank Sampah berkembang dengan adanya program sedekah sampah. Pihaknya menyediakan puluhan tempat sedekah sampah di berbagai lokasi strategis, seperti di depan warung, di lingkungan masjid, pojok-pojok rumah dan lainnya.

"Hasil dari sedekah sampah dipergunakan untuk donasi 4 orang guru TPA, santunan 40 anak yatim di sekitar RW dan Berbagi makanan gratis jumat berkah," ujarnya.

Dikatakan Saifuddin, Bank Sampah 102 saat ini mengikuti pembinaan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang.

Salah satunya mengikuti berbagai pelatihan pengolahan daur ulang sampah, yaitu mengolah minyak jelantah dan membuat eco enzim menjadi berbagai produk bernilai ekonomi, seperti sabun mandi dan souvenir dari barang bekas.

"Produk-produk daur ulang dari Bank Sampah 102 dapat ditemui di gerai UMKM Cibodas Jasa, terakhir produk berupa sabun mandi dan souvenir juga hadir di stand UMKM Porprov. Banyak pengunjung dari berbagai daerah yang membeli produk Bank sampah 102," ungkap Saifuddin.

Camat Cibodas Buceu Gartina mengapresiasi kehadiran Bank Sampah 102 yang mampu menggerakan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

"Mewujudkan lingkungan yang bersih tidak sekedar bebas sampah tetapi juga bermanfaat, untuk pendidikan dengan didirikannya Rumah belajar. Harapannya Bank sampah 102 menjadi inspirasi berdirinya Bank sampah lainnya di Kecamatan Cibodas," ujarnya.

NASIONAL
Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.

HIBURAN
Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10

Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Akan Susun Regulasi Turunan Perpres Anti LGBT

Pemkab Tangerang Akan Susun Regulasi Turunan Perpres Anti LGBT

Jumat, 31 Juli 2026 | 20:16

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berencana menyusun peraturan daerah (Perda) sebagai tindak lanjut kebijakan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 tentang penanganan isu Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender dan Queer (LGBTQ).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill