Connect With Us

Hajatan Budaya Batuceper Meriahkan HUT Kota Tangerang ke-30

Advertorial | Jumat, 17 Februari 2023 | 15:18

Hajatan Budaya Kecamatan Batuceper dalam rangka memeriahkan HUT Kota Tangerang ke-30, Jumat 17 Februari 2023. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang menggelar Hajatan Budaya pada 17-19 Februari 2023, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Tangerang ke-30.

Camat Batuceper Katrina Iswandari mengungkapkan hajatan ini merupakan bentuk inisiatif, kolaborasi, dan partisipasi masyarakat secara gotong royong.

Setelah pembukaan yang dihadiri Wali Kota, Wakil Wali Kota, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan tokoh masyarakat di Batuceper, hajatan ini dimeriahkan dengan ajang perlombaan kebudayaan lokal untuk masyarakat sekitar.

Hajatan ini menghadirkan lomba tari kreasi anak, silat Betawi (beksi), mewarnai, mural, kesenian hadroh, dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

"Selain itu, terdapat juga beberapa pelayanan masyarakat, senam masal, bazar, parade sanggar, panggung seni budaya, pengajian masyarakat, dan santunan anak yatim,” ungkap Katrina, Jumat 17 Februari 2023.

Dalam kegiatan ini juga menghadirkan beberapa pelayanan yang bisa diakses masyarakat secara langsung.

Seperti pelayanan adiministrasi kependudukan, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), akta kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), Nomor Induk Berusaha (NIB), Pajak Bumi Bangunan (PBB), dan Job Fair.

Selain itu, melalui hajatan ini diharapkan menjadi momen bagi masyarakat Kota Tangerang, khususnya Kecamatan Batuceper untuk lebih memperhatikan kelestarian kebudayaan lokal.

Menariknya, hajatan yang diselenggarakan di Wisata Kampung Beksi, Embung Batusari ini juga menjadi kesempatan untuk mempromosikan kawasan tersebut menjadi destinasi wisata lokal yang dapat diunggulkan kedepannya.

“Harapannya, hajatan ini menjadi milik masyarakat, menjadi agenda tahunan yang bermanfaat bagi masyarakat, serta seterusnya semakin berkembang, dan didukung masyarakat bersama-sama,” jelas Katrina.

Tidak hanya itu, kehadiran ratusan masyarakat yang turut meramaikan sepanjang acara hajatan. Terlihat, mulai dari pelajar, UMKM, komunitas budaya, sampai masyarakat umum antusias memadati lokasi.

“Ini menjadi ajang silaturrahmi yang ditunggu masyarakat, serta melahirkan banyak manfaat, terutama bagi UMKM sekitar karena ramainya pengunjung yang memeriahkan hajatan,” ujar masyarakat Batuceper, Zainuddin.

Kader Posyandu Batusari Fitri menuturkan kegiatan ini sangat kaya manfaat sebagai ajang mengenalkan, melestarikan, dan mengembangkan potensi kearifan budaya lokal kepada anak-anak sekitar.

"Bermanfaat juga mengembangkan ekonomi masyarakat sekitar. Semoga kedepannya terus berlanjut dan lebih meriah,” tambahnya.

NASIONAL
Penggunaan SPKLU Saat Mudik Lebaran 2026 Melonjak 4 Kali Lipat, PLN Catat 303 Ribu Transaksi

Penggunaan SPKLU Saat Mudik Lebaran 2026 Melonjak 4 Kali Lipat, PLN Catat 303 Ribu Transaksi

Kamis, 2 April 2026 | 11:58

PT PLN (Persero) mencatat lonjakan signifikan penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) selama periode siaga Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 1447 Hijriah.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.

PROPERTI
Pengamat Nilai Konsep Kota Mandiri Seperti Paramount Gading Serpong Kian Dilirik, Tak Hanya Soal Rumah Hunian

Pengamat Nilai Konsep Kota Mandiri Seperti Paramount Gading Serpong Kian Dilirik, Tak Hanya Soal Rumah Hunian

Kamis, 2 April 2026 | 10:54

Perkembangan kawasan perkotaan di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan perubahan dalam pola pengembangan hunian. 

TEKNO
Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya

Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya

Rabu, 1 April 2026 | 14:23

Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill