Connect With Us

Intip Kedai Es Serut Legendaris di Pasar Lama Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 23 Februari 2023 | 13:15

Lim Bun Tin bersama istri dan anaknya mengelola kedai es Bun Tin di Pasar Lama, Kota Tangerang, selama 42 tahun sejak 1980 (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Kawasan kuliner Pasar Lama, Kota Tangerang selalu menyimpan cerita unik untuk dikulik.

Salah satunya adalah kedai es serut legendaris yang berdiri sejak 1980 di Jalan Bakti Saham, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.

Kedai es ini dikelola oleh pasangan lanjut usia (lansia) Lim Bun Tin yang dibantu oleh istri dan anaknya, buka setiap Selasa sampai Minggu mulai pukul 8.00 hingga 16.00 WIB.

"Soalnya saya yang buatnya namanya Bun Tin, asal mulanya kalau ada yang mau temu janji ngomong 'yuk, kita minum di es Bun Tin', gitu," ujarnya.

Lokasi berjualannya saat ini merupakan lokasi yang baru ia tempati selama 10 tahun, dulunya Bun Tin menjajakan es serutnya tersebut di dekat Museum Benteng Heritage Pasar Lama, Kota Tangerang dalam kurun waktu 32 tahun lamanya.

Bun Tin mengaku sempat menjadi pemilik toko kelontong di kawasan Pasar Lama, namun usahanya tersebut mengalami kebangkrutan hingga akhirnya ia banting stir usai diberi mesin es serut oleh adiknya.

"Saya dagang bangkrut waktu itu, ya kebetulan nih kita bangkrut ada alat begini. Coba-coba, Alhamdulillah (bertahan) sampai sekarang," katanya.

Meski begitu, Bun Tin cukup merasakan dampak dari pandemi Covid-19, ditambah dengan gerai-gerai minuman dingin dan es krim kian menjamur di Kota Tangerang, sehingga kedai es legendaris yang sempat menjadi primadona itu mulai tergerus zaman.

Adapun terdapat beberapa menu populer yang ada di kedai Es Bun Tin hasil kreasi dari pemiliknya, di antaranya es teler, es buah, es putri salju, dan es bumi hangus dengan beragam varian topping yang dibanderol mulai dari Rp12 ribu.

Es serut Bun Tin memiliki ciri khas pada bentuknya yang kerucut menjulang sekilas mirip dengan kakigori khas Jepang. Ide tersebut ia dapatkan usai melihat es yang disajikan mengerucut saat mengunjungi salah satu restoran. 

"Saya pernah minum di restoran mahal, diginiin esnya (bentuk kerucut), cuma dia pakai piring. Jadi, saya ikuti, banyak anak muda juga sukanya begini" tukasnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
SPMB Kota Tangerang 2026 Dibagi 3 Wilayah, Orangtua Wajib Cek Zona Domisili Sekolah

SPMB Kota Tangerang 2026 Dibagi 3 Wilayah, Orangtua Wajib Cek Zona Domisili Sekolah

Kamis, 21 Mei 2026 | 09:27

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai mematangkan menetapkan pembagian wilayah domisili bagi calon peserta didik terkait Seleksi Penerimaan Siswa Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang SD dan SMP.

KAB. TANGERANG
Kepala BGN Diganti, Pemkab Tangerang Berharap Program MBG Lebih Transparan

Kepala BGN Diganti, Pemkab Tangerang Berharap Program MBG Lebih Transparan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:14

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berharap momentum pergantian kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dapat memperbaiki tata kelola, transparansi, dan kerja sama dalam merealisasikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

OPINI
Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah

Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah

Senin, 1 Juni 2026 | 16:11

"Rumahku adalah surgaku", sebuah slogan yang menggambarkan bagaimana sebuah rumah menjadi tempat yang nyaman, aman dan menyenangkan bagi penghuninya. Namun, hari ini rumah bukan lagi menjadi surga yang dirindukan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill