Connect With Us

Sempat Sesak Nafas, Begini Kondisi Fajri Pemuda Obesitas dengan Bobot Nyaris 300 Kg

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 14 Juni 2023 | 10:39

Kondisi terakhir Muhammad Fajri, 27, di RSUD Kota Tangerang, Jumat 9 Juni 2023. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com- Pihak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) di Jakarta Pusat menyampaikan kondisi terkini Muhammad Fajri, 27, pemuda obesitas dengan bobo nyaris 300 kilogram yang dirujuk dari RSUD Kota Tangerang.

Menurut pihak RSCM,  Fajri saat ini sedang menjalani proses observasi guna merencanakan tindakan perawatan yang lebih lanjut. Beberapa tindakan yang dilakukan antara lain memberikan ventilasi mekanik menggunakan ventilator untuk membantu pernapasan sementara, memantau tanda-tanda vital dan tekanan darah secara ketat, serta memeriksa pernapasan, saturasi oksigen, dan denyut nadi.

Fajri juga akan menjalani pemeriksaan saluran napas dengan menggunakan alat endoskopi untuk mengevaluasi apakah ada penyumbatan lendir, serta pemeriksaan hormon insulin, hormon tiroid, dan gula darah puasa untuk mengevaluasi kondisi obesitasnya. Selain itu, dokter saraf juga akan memeriksa aliran darah ke otak untuk memastikan tidak terjadi penurunan suplai darah, serta memberikan obat topikal untuk mengatasi infeksi kulit.

"Rencana-rencana prosedur perawatan tersebut di atas diperlukan untuk menstabilkan kondisi pasien saat ini, di mana pasien membutuhkan ventilasi mekanik karena terdapat kondisi gagal napas yang membuat pasien tidak bisa bernapas dengan sendirinya," jelas humas RSCM melalui keterangan tertulisnya dikutip dari detik.com, Rabu, 14 Juni 2023.

Lebih lanjut, RSCM akan menurunkan 14 dokter dari berbagai disiplin ilmu untuk menangani kondisi yang dialami Fajri, termasuk dokter spesialis anestesiologi dan perawatan intensif, respirologi, endokrinologi-metabolik, gastroenterologi, kardiologi, ilmu penyakit dalam, bedah pencernaan, bedah pembuluh darah, urologi, neurologi, psikiatri, dermatologi venerologi, rehabilitasi medik, gizi klinik, dan tim tenaga kesehatan lainnya.

Sebelumnya, video yang menunjukkan evakuasi Fajri oleh BPBD Ciledug menggunakan forklift dan mobil pikap menjadi viral di media sosial. Tidak hanya itu, BPBD juga terpaksa merusak pintu dan dinding rumah Fajri. Proses evakuasi tersebut memakan waktu kurang lebih dua jam.

Setelah dievakuasi, Fajri segera dibawa ke Rumah Sakit Umum Kota Tangerang untuk mendapatkan perawatan. Namun, karena rumah sakit tersebut tidak memiliki tenaga medis yang mampu menangani Fajri, seperti dokter spesialis bedah pencernaan dan bedah pembuluh darah, ia kemudian dirujuk kembali ke RSCM.

BANTEN
Perkuat Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Tim SAR Terjunkan Helikopter HR-3604

Perkuat Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Tim SAR Terjunkan Helikopter HR-3604

Kamis, 10 September 2026 | 16:55

Helikopter Dauphin AS365 N3+ dengan nomor registrasi HR-3604 dikerahkan untuk mendukung pelaksanaan Operasi SAR di wilayah Gunung Anak Krakatau (GAK), Banten, Kamis 10 September 2026.

NASIONAL
Rekening Gratis untuk Warga 17 Tahun Bakal Jadi Jalur Baru Penyaluran Bansos

Rekening Gratis untuk Warga 17 Tahun Bakal Jadi Jalur Baru Penyaluran Bansos

Kamis, 10 September 2026 | 17:09

Pemerintah tengah menyiapkan skema baru dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui rekening bank yang diberikan secara gratis kepada masyarakat Indonesia berusia 17 tahun ke atas.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Pakai Masker! Kualitas Udara di Serpong Berstatus Tidak Sehat Akibat Polusi

Pakai Masker! Kualitas Udara di Serpong Berstatus Tidak Sehat Akibat Polusi

Kamis, 10 September 2026 | 18:28

Kualitas udara di kawasan Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berada dalam status Tidak Sehat pada Kamis, 10 September 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill