Connect With Us

Belajar dari Pria Obesitas di Ciledug, Begini Tips Diet dari Dokter Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 8 Juni 2023 | 15:07

Proses evakuasi pria obesitas di Ciledug, Kota Tangerang menuju RSUD Kota Tangerang menggunakan mobil pikap (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Baru-baru ini media sosial dihebohkan dengan video evakuasi dari seorang pria obesitas di kawasan Perumahan Griya Kencana 2, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. Tampak dalam video yang beredar, pria obesitas tersebut sampai kesulitan untuk bergerak dan beraktivitas dengan nafas yang tidak beraturan.

Belajar dari hal itu, tentunya penting untuk menjaga pola asupan dan nutrisi dalam tubuh agar tidak menimbulkan lemak yang berlebih. Untuk itu, ahli gizi masyarakat asal Tangerang dokter Tan Shot Yen menuturkan, bagi yang ingin melakukan diet dan menjaga pola makan sebaiknya berkonsultasi dengan ahlinya.

"Yang paling penting banyak orang merasa badannya berlebih dan gemuk lalu dia bukannya cari tahu sama ahlinya, tapi dia cari tahu di medsos. Aduh, Ini benar-benar bikin saya mengelus dada," ujarnya dikutip dari kanal YouTube Tribunnews pada Kamis, 8 Juni 2023.

Dokter Tan Shot Yen mengimbau agar masyarakat waspada dan tak langsung percaya terhadap modus-modus pelatihan diet dengan cenderung mengajarkan cara yang tidak benar.

"Berapa banyak orang mengatakan dia adalah seorang coach, Nah itu seorang pelatih mengajarkan diet-diet tertentu dari yang dietnya masih cukup sopan sampai dengan diet yang enggak masuk akal. Misalnya, ada yang akhirnya jujur nih berjualan minuman-minuman ajaib dan larutan detoks," katanya.

Menurutnya, minuman-minuman ajaib dan larutan detoks lewat makanan tidak pernah ada baik dalam ilmu kesehatan maupun ilmu kedokteran.

"Kemudian ada lagi yang jualan program. Nah, programnya semakin enggak masuk akal karena makanannya rebusan semua, seperti tempe rebus, ayam rebus, nanti ujung-ujungnya orang ini begitu udah enggak kuat dia pergi makan kwetiau siram," ucapnya.

Ia menjelaskan, merubah gaya hidup tidak sehat seseorang tidak semudah membalikkan telapak tangan, maka dianjurkan untuk bertemu dengan yang memang ahli di bidangnya.

"Yuk bicara dengan ahlinya, banyak sekali dokter spesialis gizi klinik, nutrisionis, dietisien yang bersertifikat, mereka adalah orang-orang yang memang layak untuk Anda temui dan Anda mintai bantuan karena mereka mengerti dan cukup hati-hati dengan masalah kesehatan anda," paparnya.

Lebih lanjut, kata Tan Shot Yen, setiap orang memiliki kebutuhan dan pola makan untuk diet yang berbeda-beda sehingga tidak dapat digeneralisir dengan hanya pada satu cara.

"Makanan diet Anda adalah makanan yang membuat Anda selalu ingin makan. Tapi, Seandainya Anda memaksa dan menahan-nahan dengan terpaksa, begitu target berat badan tercapai maka akan kembali mengonsumsi makanan sebelum diet. Jadi berat badannya seperti itu (tidak ada perubahan)," pungkasnya.

BANTEN
Cadangan Listrik Banten Surplus 30 Persen, Pemprov Jamin Kebutuhan Industri

Cadangan Listrik Banten Surplus 30 Persen, Pemprov Jamin Kebutuhan Industri

Rabu, 29 Juli 2026 | 18:37

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyatakan ketersediaan energi listrik di wilayahnya saat ini berada dalam kondisi surplus sebesar 30 persen dari total kapasitas daya tampung pemakaian.

PROPERTI
Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 | 16:24

Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja

HIBURAN
Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10

Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.

NASIONAL
Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill