Connect With Us

Staf Honorer Dishub Kota Tangerang Diciduk Polisi Gegara Palsukan Tiket Indonesia vs Argentina

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 20 Juni 2023 | 13:22

Para tersangka pemalsuan tiket Indonesia vs Argentina dibekuk kepolisian Polsek Tanah Abang, Minggu, 18 Juni 2023. Salah satunya diduga staf Dishub Kota Tangerang (pojok kiri) (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Pihak kepolisian Polsek Tanah Abang berhasil membekuk empat orang tersangka pemalsu tiket pertandingan Indonesia melawan Argentina.

Salah satu pelaku mengaku sebagai staf honorer atau pegawai harian lepas (PHL) di lingkungan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang. 

Pelaku tersebut bernama Wildan Hukama, 26. Ia bersama tiga rekan lainnya diamankan di area penukaran tiket Wisma Serba Guna Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta Pusat.

Kapolsek Metro Tanah Abang Kompol Patar Mula Bona mengatakan, Wildan Hutama berperan sebagai otak dari komplotan pemalsu tiket tersebut.

Terungkapnya kasus dugaan pemalsuan tiket ini bermula saat sejumlah korban menyadari tiket tersebut ternyata palsu, kemudian korban melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian.

Usai mendapat laporan, pihak Polsek Tanah Abang melakukan penyelidikan dan mendapati adanya komplotan pelaku melakukan transaksi di sekitar area penjualan tiket.

Keempat pelaku akhirnya berhasil diringkus oleh tim Opsnal Reskrim Polsek Tanah Abang setelah melakukan pendalaman kasus.

"Ada anggota kami yang kami ploting di tempat penukaran tiket untuk kegiatan Bigmatch antara Indonesia dengan Argentina. Dari situ kami mendapatkan laporan bahwa ada salah satu korban yang diduga mendapatkan tiket palsu," jelas Kompol Patar.

Sementara, melansir dari Beritasatu.com, Wildan yang mengaku sebagai staf honorer Dishub Kota Tangerang itu menjual 50 tiket palsu kategori tiga dengan harga Rp650 ribu.

"Tiket saya jual sekitar 50-an kategori 3, (harganya) sekitar Rp 650.000 kemarin," ujar Wildan pada Minggu, 18 Juni 2023 di Mapolsek Tanah Abang.

Jika ditelusuri lebih lanjut, profil Wildan Hukama dapat dilihat pada akun Facebook pribadinya dengan nama Wildan Hukama. Tertulis pada bagian biodata diri menyatakan Staff di Dinas Perhubungan Kota Tangerang," ditambah dengan foto sampul yang memperlihatkan Wildan dan para pegawai Dishub Kota Tangerang.

Dari biodata tersebut pun tertulis bahwa Wildan merupakan lulusan S1 jurusan Sistem Informasi dari Perguruan Tinggi Lepisi, Kota Tangerang.

 

Tak hanya itu, sejumlah foto pada laman akun Facebook tersebut menunjukkan Wildan tengah mengenakan seragam dinas pemerintah kota (Pemkot) Tangerang dan atribut lengkap seragam Dishub Kota Tangerang. 

TANGSEL
Airin Raih Penghargaan Nasional, Benyamin Kenang Capaian saat Pimpin Tangsel

Airin Raih Penghargaan Nasional, Benyamin Kenang Capaian saat Pimpin Tangsel

Jumat, 8 Mei 2026 | 21:03

Mantan Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany baru saja dinobatkan sebagai Outstanding Influential Woman Leader in Regional Development dalam ajang bergengsi CNN Indonesia Leading Women Awards 2026.

PROPERTI
Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54

Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.

HIBURAN
VIVERE Hotel Tangerang Gandeng Seniman Berkebutuhan Khusus Gelar Pameran Seni Bertema You See Me and I Feel You

VIVERE Hotel Tangerang Gandeng Seniman Berkebutuhan Khusus Gelar Pameran Seni Bertema You See Me and I Feel You

Selasa, 28 April 2026 | 08:01

Dalam rangka menyambut Bulan Autisme Sedunia, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bekerja sama dengan Matalesoge HospitABLElity Academy menggelar pameran seni bertajuk “You See Me and I Feel You”, yang berlangsung pada 24 April

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill