Connect With Us

Cuma Ada di Tangerang, Ini 4 Hal Unik dari Festival Al Azhom

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 14 Juli 2023 | 11:35

Pengunjung Festival Al-Azhom, Kota Tangerang. (Irfan / TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com- Festival Al Azhom, yang diadakan di Masjid Raya Al Azhom, Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang menjadi acara yang dinantikan oleh banyak orang. 

Menyambut satu dekade sekaligus peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1445 Hijriah, Festival Al Azhom yang mengusung tema 'Hijriah Penuh Hikmah' akan digelar selama 13 hari, mulai 18 hingga 30 Juli 2023.

Di dalam festival ini terdapat berbagai hal unik yang sayang untuk dilewatkan. Berikut ini adalah 4 hal unik yang ditemukan dalam Festival Al Azhom di Kota Tangerang.

1. Pameran Artefak Peninggalan Nabi Muhammad dan Para Sahabatnya

Salah satu highlight dari Festival Al Azhom adalah pameran artefak peninggalan Nabi Muhammad dan para sahabatnya. 

Pameran ini menjadi bagian rutin dalam festival dan menampilkan berbagai barang yang pernah digunakan oleh Nabi dan sahabatnya. 

Pengunjung dapat melihat langsung artefak langka seperti rambut, pedang, panah, sorban, tongkat, dan barang-barang bersejarah lainnya. 

Keberadaan pameran ini sangat ditunggu oleh banyak orang karena kesempatan untuk melihat dan mengagumi peninggalan berharga tersebut.

2. Jalan Sarungan Keliling Kota Tangerang

Tradisi unik lainnya yang ada dalam Festival Al Azhom adalah "jalan sarungan" yang dilakukan secara keliling kota Tangerang. 

Dalam acara ini, masyarakat dari berbagai kalangan, termasuk pejabat, santri, dan masyarakat umum, berpartisipasi dengan mengenakan sarung. 

Jalan sarungan ini menciptakan suasana karnaval yang ceria dan menghadirkan pesan kebersamaan dalam memperingati tahun baru Islam. 

Pemandangan ribuan orang berjalan dengan sarung di sepanjang jalan menjadi atraksi yang menarik dan unik.

3. Lomba-lomba Tradisi Islami

Festival Al Azhom juga mengadakan berbagai lomba tradisi Islami yang menarik perhatian pengunjung. 

Lomba-lomba ini mencakup beragam bidang, seperti marawis, hadroh, al-banjari, kaligrafi, tahfidzul Quran, dan bahkan Stand Up Comedy. 

Dengan adanya lomba-lomba ini, festival menjadi lebih hidup dan meriah. Semua kalangan, dari anak-anak hingga orang dewasa, dapat berpartisipasi dan menikmati pesona budaya Islami yang ditampilkan.

4. Bazar UMKM

Tidak lengkap rasanya jika sebuah festival tidak dilengkapi dengan bazar. Dalam Festival Al Azhom, puluhan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) turut ambil bagian dalam memeriahkan acara. 

Bazar ini menawarkan berbagai produk, mulai dari kuliner, jajanan, fashion, dan masih banyak lagi. Pengunjung festival dapat menikmati hidangan lezat, berbelanja produk unik, dan membawa pulang oleh-oleh untuk keluarga di rumah. 

Bazar UMKM dalam Festival Al Azhom menjadi tempat yang ramai dan meriah, serta memberikan kesempatan bagi para pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat.

Itulah 4 hal unik yang ditemukan dalam Festival Al Azhom di Kota Tangerang. Festival ini tidak hanya memberikan pengalaman budaya dan religi yang berharga, tetapi juga menjadi ajang berkumpulnya masyarakat dengan berbagai latar belakang. Jika ingin merasakan keunikan dan keceriaan festival ini, ajaklah keluarga dan teman-teman untuk menghadiri Festival Al Azhom di Kota Tangerang.

BANTEN
Dua Truk Ekspedisi Kepergok Angkut 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Merak, Nilainya Rp12,6 Miliar

Dua Truk Ekspedisi Kepergok Angkut 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Merak, Nilainya Rp12,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 21:30

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Banten bersama Bea Cukai Merak menggagalkan upaya peredaran 8.262.000 batang rokok ilegal bernilai miliaran rupiah di kawasan Pelabuhan Penyeberangan Merak-Bakauheni, Kamis 11 Juni 2026.

KAB. TANGERANG
Ini Orangnya, Sopir Truk Penabrak Kak Herman Sampai Meninggal

Ini Orangnya, Sopir Truk Penabrak Kak Herman Sampai Meninggal

Jumat, 12 Juni 2026 | 21:01

Petugas Kepolisian akhirnya mengamankan tersangka kasus tabrak lari yang menewaskan seorang tokoh Pramuka asal Tangerang, Herman Sulistyo, 71, alias Kak Herman tahun di Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada Minggu 7 Juni 2026

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangsel Gandeng Ombudsman Sikat Pratik Siswa Titipan di SPMB 2026

Pemkot Tangsel Gandeng Ombudsman Sikat Pratik Siswa Titipan di SPMB 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:11

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mengambil langkah tegas demi memastikan proses Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 berjalan bersih dan adil.

BISNIS
Atasi Masalah Hama di Rumah dan Tempat Usaha, ecoCare Pest Padukan Konsep P.E.S.T dan Teknologi Modern

Atasi Masalah Hama di Rumah dan Tempat Usaha, ecoCare Pest Padukan Konsep P.E.S.T dan Teknologi Modern

Jumat, 12 Juni 2026 | 13:16

Gangguan hama di rumah maupun area bisnis bukan sekadar mengurangi kenyamanan, tetapi juga dapat menimbulkan risiko kesehatan serta merusak struktur bangunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill